Penguatan Literasi Membantu Tekan Angka Kemiskinan

  • Oleh James Donny
  • 08 Agustus 2019 - 17:42 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Penguatan literasi sebagai salah satu upaya yang dinilai membantu untuk menekan angka kemiskinan.

Demikian disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Kabupaten Pulang Pisau Susilo I Tamin saat membuka kegiatan Stakeholder Meeting Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Kamis, 8 Agustus 2019.

"Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi angka kemiskinan ini adalah melalui penguatan literasi," katanya. 

Literasi adalah kualitas atau kemampuan melek huruf atau aksara yang didalamnya meliputi kemampuan membaca menulis.

Namun lebih dari itu makan dari literasi juga mencakup melek visual yang artinya kemampuan untuk mengenali dan memahami ide-ide yang disampaikan secara visual. 

Melalui kegiatan Stakeholder Meeting Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial diharapkan para pemangku kepentingan bisa menyatukan persepsi untuk memajukan perpustakaan di Kabupaten Pulang Pisau.

"Harapan kita melalui penyamaan persepsi ini akan memperkuat peran perpustakaan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang lebih berkualitas," katanya. 

Dengan adanya perpustakaan berbasis inklusi sosial akan memfasilitasi masyarakat dalam pengembangan potensinya dalam berbagai hal.

"Melalui pendekatan inklusi, perpustakaan akan mampu menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk memperoleh solusi, dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan," katanya. (JAMES DONNY/B-6) 

Berita Terbaru