Harga CPO Tren Naik, Saham Perkebunan Layak Koleksi 

  • Oleh Nedelya Ramadhani
  • 20 Agustus 2019 - 13:40 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Tren harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) mulai meningkat memasuki Agustus 2019.

Faktor perang dagang antara AS dan China menjadi salah satu sentimen positif bagi ekspor CPO Indonesia. Hal ini dikarenakan China sebagai pangsa pasar CPO Indonesia mengurangi pembelian kedelai dari Amerika Serikat (AS) dan menggantikannya dengan minyak sawit.

"Saham-saham emiten CPO masih layak diminati. Pangsa pasar domestik dan kebijakan pemerintah mendukung perkembangan CPO di Indonesia akan mendongkrak harga CPO," kata analis Binaartha Sekuritas, Muhammad Nafan Aji, dalam risetnya. 

Secara teknikal, menurut Nafan, saham-saham emiten CPO masih bergerak bagus. 

"Pelaku pasar sedang mencermati pergerakan harga saham yang relatif memiliki valuasi yang menarik, pergerakannya relatif murah dan rendah," papar Nafan.

Nafan menilai, masih ada tantangan-tantangan dari sektor CPO seperti faktor tarif impor dari Eropa. 

"Perlu ada diplomasi ekonomi yang kuat dalam struktural untuk mengatasi hal tersebut," ujarnya.

Dari beberapa emiten CPO, Nafan merekomendasikan buy saham PT London Sumatra Plantation Tbk (LSIP) dengan target harga Rp1.655 per saham dalam estimasi jangka panjang. (NEDELYA RAMADHANI/m)

Berita Terbaru