Polisi Nunggu Hasil Visum Penyebab Kematian Pencuri Sawit

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 September 2019 - 20:56 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini polisi belum bisa memastikan penyebab kematian pencuri sawit yang tewas setelah membacok anggota Brimob dan Satpam perusahaan hingga diberikan tindakan tegas berupa tembakan salah satu bagian badannya.

"Kami masih belum bisa memastikan penyebab tewasnya tersangka, sehingga harus menunggu hasil visum lebih dulu," ujar Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Mohammad Rommel, Jumat 13 September 2019.

Saat ini jasad tersangka berinisial KI sudah dibawa ke RSUD Dr Murjani Sampit untuk divisum, sedangkan kasus ini masih diselidiki lebih lanjut.

"Sementara ini kami masih terus melakukan penyelidikan atas kasus ini. Sejumlah saksi sudah kami periksa. Begitu juga dengan anggota brimob dan petugas keamanan perusahaan yang diserang pelaku," katanya.

Diberitakan, kasus ini terjadi Jumat 13 September 2019 sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Jendral Sudirman KM 98, Desa Biru Maju, Kecamatan Telawang.

Saat itu anggota Brimob yang melaksanakan pengamanan perusahaan mendapatkan laporan bahwa ada sekelompok pencuri sawit yang jumlahnya 10 orang.

Sehingga anggota bersama sejumlah petugas keamanan dan karyawan perusahaan mendatangi tempat kejadian.

Sesampainya di tempat tersebut ternyata benar ada kelompok pencuri sawit. Sehingga anggota Brimob langsung mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan para pelaku. Namun saat yang lainnya lari ternyata masih ada satu orang pelaku yang berada di lokasi.

Tapi saat hendak diamankan petugas, dirinya langsung mengeluarkan parang dan menyerang anggota Brimob. Beruntung saat itu sempat menghindar dan hanya mengenai tangannya hingga terjatuh ke tanah.

Seorang petugas keamanan perusahaan berupaya membantu, namun malah dirinya menjadi korban penyerangan pelaku.

Berita Terbaru