5.000 Hektare Lahan di Pulang Pisau Terbakar Akibat Karhutla

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 17 September 2019 - 18:02 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Sekitar 5.000 hektare lahan di Kabupaten Pulang Pisau terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Luasan lahan yang terbakar itu merupakan total yang terbakar sepanjang 2019. 

IC Karhutla Kabupaten Pulang Pisau, Mayor Inf Mulyadi mengatakan secara pasti total luasan lahan yang terbakar belum pasti. Hanya saja diperkirakan luasan lahan yang terbakar hingga saat ini sekitar 5.000 hektare. 

"Belum dihitung pasti totalnya. Sebenarnya baru akan kami jumlah. Ya kami perkirakan sekitar 5.000 hektare yang terbakar," kata Mulyadi, Selasa 17 September 2019. 

Mulyadi menambahkan, Karhutla kali ini hampir merata menyebar terjadi disemua kecamatan di wilayah Pulang Pisau.

Namun luas lahan yang terbakar paling banyak tampaknya di Kecamatan Jabiren Raya.  "Termasuk di wilayah Kecamatan Kahayan Kuala, Sebangau Kuala dan Pandih Batu," ujar dia.

Pria yang juga menjabat sebagai Paving Pulang Pisau ini membeberkan tim kesulitan memadamkan Karhutla ini karena berbagai faktor. Pertama karena fasilitas sarana dan prasarana yang masih kurang. 

"Ketersediaan air dan juga lokasi Karhutla yang sulit dijangkau. Sehingga pemadaman sulit dilakukan," bebernya. (M.BADARUDIN/B-6)

Berita Terbaru