Bagian Tubuh Balita Tenggelam Diduga Digigit Buaya

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 18 September 2019 - 21:42 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Diduga tangan dan paha kiri bagian tubuh balita korban tenggelam di Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) digigit buaya.

"Putusnya tangan korban dan luka robek di bagian paha kiri diduga digigit buaya," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel melalui Kapolsek Cempaga Iptu Syaifullah, Rabu 18 September 2019.

Jasad balita ini ditemukan di anak Sungai Kabuau yang jaraknya cukup jauh dari lokasi tenggelamnya korban. Posisi korban mengapung dan masih menggunakan baju akos biru, sedangkan celananya sudah tidak ada.

"Saat korban tenggelam masih menggunakan celana, namun setelah ditemukan celana korban sudah tidak ada," kata Syaifullah.

Meski bagian tubuh korban hilang, namun keluarga korban tetap menerima dan tidak mau divisum, karena mereka sudah ikhlas menerima musibah ini.

"Keluarga sudah menerima musibah ini mereka juga sudah membuat surat pernyataan tidak

mau divisum," terangnya.

Diketahui, korban hilang pada Senin 16 September 2019 sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu sang ibu hendak buang air di lanting, sehingga sang anak dititipkan dengan anak-anak yang bermain dekat lokasi tersebut.

Saat berada di dalam toilet, sang ibu mendengar tangisan anaknya, sehingga ia langsung bergegas ke luar menghampiri sang anak.

Namun saat itu ia tidak melihat keberadaan korban dan menanyakan kepada anak-anak yang dititipkannya. Tapi mereka tidak tahu, sehingga ia meminta tolong kepada warga untuk melakukan pencarian.

Pencarianpun baru membuahkan hasil setelah 3 hari yakni Rabu 18 September 2019 sekitar pukul 11.00 WIB dengan kondisi korban sudah meninggal. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru