DPRD Kotim: BUMD Harus Buka Usaha Tampung Sawit Petani

  • Oleh Naco
  • 19 Oktober 2019 - 10:02 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Syahbana mendukung Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) menampung tandan buah segar kepala sawit dari petani. Dengan begitu maka akan ada perbaikan harga ditingkat petani.

"Daripada BUMD menarik usaha parkir yang sudah berjalan baik, lebih baik menampung sawit petani, itu salah satu usaha yang kami nilai cukup baik," kata Syahbana, Sabtu 19 Oktober 2019.

Dia mengatakan dengan dibentuknya BUMD yang bergerak untuk urusan jual beli buah kelapa sawit maka hasil dari petani akan tertampung.

Selama ini keluhan petani menjual hasil kelapa sawit itu kepada perusahaan dengan harga yang tidak pernah stabil.

Karena tidak ada pilihan masyarakat terpaksa menjual hasil perkebunan mereka itu, meski hasil yang didapat jauh dari harapan.

"Cukup banyak petani sawit kita ini. Sektor usaha ini yang harus dilirik oleh BUMD," tegas politisi Nasdem itu.

Ditegaskan, pembentukan BUMD harus diseriusi pemerintah. Dengan cara itu satu-satunya upaya cepat pemerintah hadir ditengah persoalan petani kelapa sawit.

"Karena memperbaiki harga sawit petani itu sangat tidak mungkin jika pemerintah kabupaten melakukan intervensi harga kepada pabrik perusahaan penerima," tandasnya.

Maka dari itu keberadaan BUMD tidak hanya sebagai usaha mendongkrang pendapatan asli daerah saja namun juga membantu kesejahteraan masyarakat. (NACO/B-6)

Berita Terbaru