Feri Penyeberangan Masih Jadi Moda Transportasi Andalan di Gunung Mas

  • Oleh Hendra
  • 06 November 2019 - 19:56 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kurun - Sebagai kabupaten yang sebagian besar wilayahnya terbelah aliran sungai, moda angkutan feri penyeberangan nyatanya masih menjadi andalan masyarakat Gunung Mas.

Kepala Dinas Perhubungan Gunung Mas, Yemmie menuturkan, feri penyeberangan sejauh ini mempunyai andil besar dalam membantu mobilitas masyarakat di daerahnya.

"Saya rasa usaha kapal penyeberangan seperti itu masih menjanjikan dalam waktu lama, sebab masyarakat juga masih membutuhkan," ungkapnya, Rabu, 6 November 2019.

Yemmie menggambarkan seperti yang terjadi di wilayah Kuala Kurun. Meskipun terdapat jembatan Batu Mahasur namun mayoritas pengguna sepeda motor bahkan minibus masih mengandalkan kapal penyeberangan. 

"Kalau kendaraan ringan, mereka lebih memilih menyeberang lewat kapal dibanding memutar jauh melalui jembatan. Sebab dirasa lebih dekat dan praktis, meskipun harus mengeluarkan sedikit biaya," katanya.

Berbicara masalah tarif jasa angkutan, maka semua pengusaha kapal penyeberangan tidak diperbolehkan menaikan harga sepihak.

"Walaupun dengan alasan BBM naik dan lain-lain, mereka tetap tidak boleh langsung menaikan tarif sepihak. Harus melalui proses musyawarah terlebih dahulu bersama pihak-pihak terkait dan masyarakat. Hasil rapat tersebut nantinya menjadi kesepakatan bersama untuk menentukan standar tarif untuk setiap kendaraan," jelasnya. (HENDRA/B-5) 


TAGS:

Berita Terbaru