Kepala Kejaksaan Negeri Pulang Pisau: Hadapi Ekowisata Perlu Persiapan Mental Masyarakat 

  • Oleh Palangka Post
  • 19 Desember 2019 - 00:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Pulang Pisau, Triono mengatakan dalam rencana pihak PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS) dan Borneo Orangutan Survival Faundaton (BOSF) yang akan membuka ekowisata di Pulau Salat, Desa Pilang, Kabupaten Pulang Pisau sangat memerlukan persiapan mental untuk warga. 

Dia mengatakan persiapan mental yang dimaksud bagaimana menyiapkan keterampilan masyarakat dalam membuat kerajinan.

"Karena ekowisata yang nantinya direncanakan tidak hanya menjual souvernir saja. Tapi juga memperlihatkan proses pembuatan souvernir," ucapnya, Rabu 18 Desember 2019.

Dia mengatakan dengan siapnya mental masyarakat, maka disaat nanti ada wisatawan dari mancanegara yang berkunjung 'mereka' tidak akan canggung dalam berinteraksi.

"Untuk persiapan sumber daya danusia ini pemerintah daerah dan PT SSMS dan BOSF tengah melakukan koordinasi untuk mengambil langkah yang tepat," tambahnya. 

Selain itu dia sangat mendukung dengan hadirnya Pulau Salat sebagai wadah orangutan yang sudah tidak bisa hidup lagi di alamnya.

"Kenapa saya mendukung Pulau Salat sebagai tempat orangutan. Sebab sebenarnya hewan primata dilindungi ini tidak layak hidup dalam kandang," terangnya. 

Lanjutnya, orangutan yang menghabiskan semasa hidupnya di dalam kandang sangat kasihan dan pasti hewan primata dilindungi tersebut akan stres.

"Namun jika ditempatkan di Pulau Salat seperti ini, maka mereka akan menghabiskan semasa hidupnya dengan bahagia, "ungkapnya. 

Triono berharap kepada PT SSMS dan BOSF untuk selalu mengayomi masyarakat yang tinggal di Desa Pilang.

Berita Terbaru