Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Halmahera Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Kebakaran Hutan dan Lahan Dikhawatirkan Ancam Populasi Lebah Madu Kelulut

  • Oleh Dodi Rizkiansyah
  • 18 Januari 2020 - 22:40 WIB

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pembudidaya lebah madu kelulut di Desa Sei Asam, Kecamatan Kapuas Hilir mengkhawatirkan dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang yang mengancam populasi lebah.

Pembudidaya lebah madu kelulut di desa itu, Masrawan mengatakan, karhutla yang hampir terjadi setiap tahun itu dikhawatirkan merusak habitat asli atau lingkungan hutan dari koloni lebah trigona, penghasil madu kelulut tersebut.

"Saya juga menghawatirkan ketika musim kemarau itu kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, khususnya Kalteng cukup tinggi," ucap Masrawan, Sabtu, 18 Januari 2020.

"Karena dengan sendirinya apabila terjadi karhutla terus menerus, maka bukan tidak mungkin akan bisa punah lebah ini," kata Kepala Desa Sei Asam itu.

DIa pun mengajak masyarakat dapat terus bersama-sama dalam menjaga lingkungan, terutama hutan agar selalu terjaga kelestariannya.

"Kami imbau masyarakat menjaga hutan , dan tetap jaga keasrian hutan daerah kita di kalimantan," harapnya.

Selain itu, ia menyebutkan untuk populasi lebah madu kelulut ini wilayah yang masih bisa ditemui sarangnya yakni Kecamatan Kapuas Barat, tepatnya di Mandomai Desa Sei Pitung.

"Bahkan juga di Mandomai sana juga sekolah mengembangkan madu kelulut ini setelah ikut belajar di sini," pungkasnya. (DODI RIZKIANSYAH/B-11)

Berita Terbaru