Begini Pengakuan Tersangka yang Membunuh Ibu Kandungnya

  • Oleh Muhammad Badarudin
  • 24 Januari 2020 - 17:40 WIB

BORNEONEWS, Pulang Pisau - Kelakuan biadab AI (24) yang membunuh ibu kandungnya di Desa Kanamit, Kecamatan Maliku, Kabupaten Pulang Pisau sungguh tidak patut ditiru.

Alasannya pun cuma sepele. Yakni hanya karena handphone tersangka tidak ditemukan di rumahnya. 

Saat diwawancarai, AI mengaku sadar dan tahu bahwa yang dipukulnya itu adalah ibunya. Bahkan, saat melakukan pemukulan, tidak ada rasa belas kasihan. 

"Saya lupa berapa kali (memukul). Saya tahu (ibu kandung). Antara sadar dan tidak sadar," kata AI, Jumat, 24 Januari 2020. 

AI menyebut bahwa dirinya memang terkadang ada cekcok dengan ibunya. Namun, ia mengaku baru pertama kali melakukan pemukulan. "Tidak ada masalah lain. Cuma karena kesal, handphone hilang," sebut dia. 

Di sisi lain, ia mengaku menyesal. Dia juga meminta maaf kepada semua keluarga dan sang ibu atas perbuatannya tersebut. "Saya menyesal. Waktu itu antara sadar dan tidak sadar. Saya minta maaf," tandasnya. (M.BADARUDIN/B-7)

Berita Terbaru