Daya Beli Masyarakat Mulai Melemah Dampak Covid-19

  • Oleh Uriutu
  • 04 April 2020 - 15:50 WIB

BORNEONEWS, Buntok - Wakil Ketua I DPRD Barito Selatan, Moch Yusuf Kalem menyebutkan daya beli masyarakat mulai melemah efek pandemi covid-19. Hal itu perlu menjadi perhatian bersama.

“Yang perlu disoroti pemkab saat ini tidak hanya persoalan kenaikan harga dan ketersediaan bahan pokok, tak kalah penting juga mulai melemahnya daya beli masyarakat,” kata Yusuf Kalem, Sabtu, 4 April 2020.

Dia mengatakan, menurunnya daya beli masyarakat dampak virus corona. Hal itu juga akibat melemahnya ekonomi karena anjloknya harga komoditi unggulan seperti karena dan rotan.

Bahkan, saat ini keadaan tersebut diperparah dengan kondisi iklim yang memasuki musim penghujan, sehingga masyarakat tidak bisa memanen dua komoditi tersebut, karena diterpa banjir akibat meluapnya Sungai Barito.

“Sekarang yang perlu dipikirkan adalah melemahnya daya beli masyarakat, karena rotan tidak ada yang beli dan harga karet sangat murah,” beber dia.

Dia pun mengajak semua pihak mari bersama-sama memikirkan nasib masyarakat bawah sangat penting segera dilakukan, meskipun ketersediaan bahan pangan melimpah di pasaran, akan tetap sulit terjangkau warga.

“Kalau masyarakat yang paling bawah ini apa yang dibelikan. Walaupun ada beras, ada gula dan kebutuhan pokok di pasaran, apa yang mereka beli, darimana duitnya,” ucap dia. (URIUTU DJAPER/B-11)

Berita Terbaru