Warga Jangan ke DKI, Anies Baswedan: Utamakan Kepentingan Bersama

  • Oleh Teras.id
  • 26 Mei 2020 - 05:45 WIB


TEMPO.CO, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta warga untuk bertangung jawab dalam mematuhi PSBB dan tidak hanya memikirkan kepentingan diri sendiri, tetapi mengutamakan kepentingan bersama.

Hal tersebut disampaikan Anies Baswedan untuk mengingatkan warga agar tidak melakukan perjalanan berpergian, termasuk bagi yang akan balik ke Jakarta alias mudik Lebaran.

"Saya menganjurkan kepada semua ambil sikap tanggung jawab Jangan hanya memikirkan diri sendiri tapi pikirkanlah kepentingan orang banyak kepentingan bangsa kepentingan negara karena itu nomor satu kan kepentingan-kepentingan besar itu," ujar Anies dalam konferensi daring di BNPB, Senin sore 25 Mei 2020.

Gubernur Anies Baswedan menyebutkan bahwa saat ini yang diperbolehkan bepergian hanya orang yang berkerja di 11 sektor yang diizinkan selama PSBB, artinya hanya boleh perjalan dinas. Di luar itu kata dia, dilarang untuk melakukan bepergian terutama masuk-keluar Jakarta.

Anies menyatakan kebijakan tersebut akan ditegakkan dengan tegas di titik-titik perbatasan masuk Jakarta, bagi yang tidak memiliki surat izin tidak  dibolehkan untuk melintas dan akan disuruh putar balik ke tempat masing-masing. Dia meminta agar warga yang ingin ke Jakarta untuk menunda hingga wabah Corona sudah terkendali.

Anies Baswedan mengatakan hal tersebut diambil untuk mencegah potensi gelombang baru penularan baru Covid-19 di Jakarta. Padahal kata dia, saat ini kasus Covid-19 di Jakarta menunjukan perkembangan yang siginifikan.

Anies menambahkan berdasarkan temuan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Reproduction Number atau angka penularan Covid-19 di Jakarta sejak Maret 2020 terus menurun hampir menyentuh angka 1.

Selain itu lanjut dia, hampir 60 persen warga di Jakarta telah berjuang untuk tetap di rumah, mobilitas warga di transportasi publik juga terlihat turun drastis dalam menekan penularan Corona atau Covid-19.

Menurut Anies Baswedan dengan perkembangan yang signifikan tersebut akan membawa Jakarta ke fase transisi menuju normal yang baru. "Kami berharap masyarakat bisa mengikuti ketentuan ini, insya Allah Jakarta akan bisa sepenuhnya kembali dalam suasana baru, bisa berkegiatan seperti semula dengan protokol-protokol baru," ujarnya. (TERAS.ID)


 

Berita Terbaru