Jokowi Minta Penerapan New Normal Dilakukan dengan Kehati-hatian

  • Oleh Nopri
  • 09 Juli 2020 - 20:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi meminta seluruh kepala daerah agar berhati-hati jika ingin menerapkan tatanan kehidupan baru atau new normal.

"Tatanan baru harus dilakukan dengan hati-hati. Harus merujuk pada data dan fakta lapangan," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas yang diikuti Gubernur Kalteng, Sugianto Sabran bersama Bupati/Wali Kota, Kamis, 9 Juli 2020.

Dia mengatakan, harus ada sejumlah tahapan yang harus dilalui untuk menuju masyarakat produktif dan aman dari penularan Covid-19.

"Pertama, perlu ada pra kondisi yang ketat berupa sosialisasi masif kepada masyarakat mengenai sejumlah protokol kesehatan yang harus diikuti," jelasnya.

Dia juga meminta kepala daerah untuk berkoordinasi lebih dulu dengan pemerintah pusat, sebelum mengambil keputusan dalam menerapkan kebijakan new normal.

"Setiap kebijakan harus diambil berdasarkan data dan fakta di lapangan. Kepala daerah yang ingin menerapkan new normal agar berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19," tutupnya. (NOPRI/B-11)

Berita Terbaru