Tumbang Samba dan Tumbang Kaman Katingan Diterjang Banjir

  • Oleh Abdul Gofur
  • 10 Juli 2020 - 09:01 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Banjir akibat luapan air Sungai Katingan menerjang Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah dan Tumbang Kaman, Kecamatan Sanaman Mantikei, Jumat, 10 Juli 2020 pagi ini.

Menurut warga, air Sungai Katingan di wilayah ini mulai bergerak naik sejak Kamis, 9 Juli 2020 malam. Hingga pagi ini air menggenangi permukiman warga di dua wilayah kecamatan itu.

Bahkan di Tumbang Kaman, luapan air Sungai Katingan memutus ruas jalan menuju salah satu penyeberagan feri tradisional.

Menurut Andre warga Tumbang Kaman, akibat curah hujan yang tinggi intensitas, pagi ini jalur penyeberangan dari Tumbang Kaman RT 5 ke RT 6 arah menuju Desa Tumbang Manggu terputus.

Pasalnya air sungai naik ke jalan dan untuk feri tidak bisa menepi. Sementara air sampai sekarang masih bertahan. "Semoga di daerah hulu Sungai Samba tidak hujan lagi, sehingga alur darat bisa dilewati kembali," katanya.

Sementara itu menurut Camat Katingan Tengah, Yoby Sandra menuturkan sejumlah wilayah di daerahnya mulai terendam banjir akibat luapan Sungai Katingan.

Di Tumbang Samba merupakan wilayah yang teraliri Sungai Katingan dan Sungai Samba. Jila di wilayah hulu curah hujan tinggi, tidak menutup kemungkinan daerah hilir akan kembanjiran.

"Keadaan air di wilayah Tumbang Samba sebagian wilayah banjir, seperti Samba Bakumpai, kondisi air mulai menahan dengan ketinggian 10-40 cm," katanya.

Wilayah yang terendam sebagian berada di RT 1, 2, 3, 4 yang merupakan permukiman bagian bawah. Sedangkan Desa Samba Bakumpai sebagian wilayah permukiman juga terendam seperti di Rt 5, 6 dan7. Sementara jalan poros desa dan jalan lintas kabupaten masih aman untuk dilintasi. (ABDUL GOFUR/B-6)

Berita Terbaru