Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Cianjur Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Berani Tegur Mumtaz Rais, Wakil Ketua KPK Nawawi Diapresiasi Garuda Indonesia

  • Oleh Teras.id
  • 15 Agustus 2020 - 12:00 WIB

TEMPO.COJakarta - Polres Bandara Soekarno-Hatta telah menemui Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango terkait insiden cekcok dengan putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, di pesawat. keributan itu terjadi dalam penerbangan Garuda Indonesia rute Gorontalo-Makassar-Jakarta, Rabu 12 Agustus 2020.

Juru bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan kasus itu kini ditangani kepolisian.    

"Pihak Polres Bandara juga sudah datang menemui Pak Nawawi di Kantor KPK dan sudah disampaikan pada prinsipnya bahwa penyelesaian kejadian itu diserahkan sepenuhnya kepada petugas yang berwajib," kata Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat 14 Agustus 2020.

Selain itu, kata Ali, PT Garuda Indonesia juga telah menghubungi Nawawi Pomolango untuk menyampaikan apresiasi karena telah mendukung aturan keselamatan penerbangan.

"Sampai sore ini, pihak PT Garuda juga telah menghubungi Pak Nawawi dan menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas apa yang dilakukan selaku penumpang Garuda Indonesia yang mendukung aturan keselamatan penerbangan terkait turut mengingatkan sesama penumpang demi keselamatan bersama," tuturnya.


KPK pun menegaskan insiden itu seharusnya tidak perlu terjadi jika seluruh penumpang memiliki kesadaran bersama dan bersedia diingatkan jika melakukan kekeliruan.

Nawawi, kata dia, juga sudah menyampaikan hal itu bukan masalah pribadi beliau tetapi agar menjadi pembelajaran bagi kita semua untuk patuh pada aturan yang berlaku, khususnya di penerbangan karena ini terkait dengan keselamatan seluruh penumpang.

"Yang juga paling penting apapun jabatan kita bukan berarti membuat kita dikecualikan dari kewajiban etik dan hukum agar patuh pada peraturan yang berlaku. Justru pejabat publik wajib memberikan contoh integritas dalam hal apapun," kata Fikri.

Insiden yang melibatkan fungsionaris PAN Mumtaz Rais itu bermula saat pesawat mengisi bahan bakar ketika transit di Makassar. Pramugari sudah mengingatkan beberapa kali secara langsung ataupun secara umum melalui pengeras suara agar para penumpang tidak berjalan serta tidak menggunakan alat komunikasi.

Nawawi, saat itu melihat Mumtaz tidak mengindahkan imbauan pramugari hingga tiga kali karena masih terus berbicara melalui telepon seluler. Pada saat itu, Nawawi melihat dari jendela di samping tempat duduknya ada kendaraan pengisi bahan bakar di sekitar pesawat.

Berita Terbaru