Aplikasi Pemetaan Suara & Manajemen Pemenangan Pilkada

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Maskapai AS United Air akan PHK 16.370 Karyawan

  • Oleh Teras.id
  • 03 September 2020 - 12:41 WIB

TEMPO.CO, Jakarta - Maskapai Amerika Serikat United Airlines Holding Inc (United Air) berencana memberhentikan atau PHK 16.370 karyawannya. Kebijakan tersebut untuk menekan dampak dari pelemahan aktivitas penerbangan akibat pandemi virus corona Covid-19.

Dilansir Bloomberg, Kamis, 3 September 2020, United Air mengumumkan rencana ini akan segera dilakukan setidaknya pada 1 Oktober 2020 atau saat berakhirnya pelarangan pemutusan hubungan kerja (PHK) selama 6 bulan.

Pemerintah Amerika Serikat memberikan syarat untuk bantuan pemerintah berdasarkan US Cares Act berupa pelarangan PHK selama 6 bulan.

Adapun, sekitar 7.400 karyawan United Airlines memilih untuk keluar dari perusahaan secara sukarela dan sebanyak 20 ribu pegawai berstatus cuti sementara.

Pemangkasan yang dilakukan maskapai tersebut menambah pemangkasan 19 ribu karyawan yang dilakukan oleh American Airlines Group Inc.

Kedua maskapai Negeri Abang Sam itu mengatakan satu-satunya hal yang dapat mencegah pengurangan karyawan adalah perpanjangan bantuan keuangan pemerintah untuk industri penerbangan, yang saat ini sedang diperdebatkan.

Bulan lalu, United Air menyatakan sebanyak 36 ribu karyawannya berada dalam kondisi rentan saat bantuan subsidi upah dari pemerintah AS berakhir.

Para pekerja yang berada dalam status cuti dapat dipanggil kembali ketika permintaan terbang meningkat, kata manajemen United Airlines.

Maskapai yang berbasis di Chicago tersebut mengatakan bahwa mereka tidak melihat adanya pemulihan jumlah penumpang yang berarti sampai vaksin virus corona dikembangkan dan didistribusikan secara luas.

Adapun, sebagai dampak dari pandemi Covid-19, United Airlines telah mengurangi sebanyak 6.920 kru kabin, 1.400 pegawai di bagian manajemen, dan 2.850 pilot, yang diumumkan pada Minggu lalu. (TERAS.ID)

Berita Terbaru