Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Tidore Kepulauan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Rencana Pemisahan Bayi Kembar Siam, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun Tunggu Kepastian Tim Observasi

  • Oleh Wahyu Krida
  • 01 Oktober 2020 - 18:00 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Untuk memastikan apakah bayi kembar siam Muhammad Abdullah dan Muhammad Ibrahim yang lahir di RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun pada 4 Januari 2020 bisa dilakukan operasi pemisahan, saat ini masih menunggu kepastian kapan tim dokter dari RSUD dr Soetomo Surabaya untuk datang ke Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) melakukan observasi.

Direktur RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun dr. Fachruddin, Kamis, 1 Oktober 2020 menjelaskan pihajnya maaih belum bisa memastikan kapan tim dokter dari RSUD dr Soetomo Surabaya tiba di Kabupaten Kobar untuk melakukan kegiatan observasi.

"Sebenarnya pihak keluarga bayi kembar siam tersebut sangat agar tim observasi dari RSUD dr Soetomo Surabaya bisa segera datang bertugas. Tetapi lantaran situasi pandemi covid-19, tim observasi agak takut untuk melakukan perjalanan jauh," jelas Fachruddin.

Sebenarnya, menurut Fachruddin, sesuai yang dijadwalkan kegiatan observasi tersebut dilakukan bulan Maret 2020.

"Namun lantaran kondisi pandemi covid-19, terpaksa kegiatan tersebjt urung dilakukan," jelas Fachruddin.

Terkait kondisi bayi kembar siam, lanjut Fachruddin, kondisinya dalam keadaan baik dan sehat.

"Dari informasi yang kami dapatkan bayi tersebut tinggal bersama ibunya d Desa Sungai Kuning, Kecamatan Pangkalan Banteng. Sudah sekitar sebulan ini nayi tersebu5 dirawat oleh ibunya," jelas Fachruddin. (WAHYU KRIDA/B-5)

Berita Terbaru