Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Merauke Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

WIKA Bangun Terminal Kijing dengan Jembatan Terpanjang di Indonesia

  • Oleh ANTARA
  • 24 Oktober 2020 - 05:00 WIB

BORNEONEWS, Jakarta - PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) dipercaya membangun Terminal Kijing, Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat dengan trestle atau jembatan terpanjang di Indonesia. Trestle merupakan jembatan penghubung antara dermaga dengan area darat yang biasanya dimiliki oleh pelabuhan besar dengan dermaga yang berlokasi di tepi laut.

"Trestle ini menjadi yang terpanjang dalam sejarah WIKA dan telah disepakati bersama owner juga agar tidak terlalu dekat jaraknya ke darat untuk memperoleh kedalaman air yang cukup agar kapal berukuran sampai 100.000 DWT bisa berlabuh yaitu kedalaman 17 meter," ujar Direktur Operasi I WIKA, Hananto Aji, Jumat 23 Oktober 2020.

Menyesuaikan struktur dan kedalaman yang dibutuhkan, tim proyek membangun trestle sepanjang 3.374 meter.

Struktur trestle ini terbagi atas dua bagian yaitu struktur bawah dan struktur atas. Struktur bawah terdiri atas Concrete Spun Pile (CSP) diameter 800 dan 600 mili meter, serta free standing atau tiang yang berdiri bebas di atas tanah dasar, dari 4 meter sampai dengan 17 meter.

Sedangkan struktur atas atau deck, lanjut dia, menggunakan sistem girder simple span made continuous bentang 21,6 dan 24,6 meter.

Hananto Aji mengatakan sistem girder dengan bentang menengah itu dapat mempercepat konstruksi dibanding sistem pile slab dengan bentang pendek (5-12 meter) karena mampu mengurangi jumlah pemancangan tiang di laut yang butuh waktu lama dengan tingkat resiko hambatan pekerjaan tinggi.

Terdiri dari empat lajur dengan dua jalur masing-masing, lanjut dia, jembatan ini dikerjakan menggunakan slab girder full precast yang juga pertama kali diterapkan di pekerjaan sejenis dan dapat dimanfaatkan sebagai akses konstruksi sehingga juga mempercepat prosesnya.

Dia menjelaskan pada metode ini precast telah dirakit sebelumnya dan tidak membutuhkan pengecoran slab di atas tongkang di laut untuk meminimalisasi resiko serta mempercepat proses konstruksi.

"Bukan hanya itu, kita juga menggunakan tiga crane di atas tiga tongkang yang bekerja secara paralel untuk melakukan instalasi girder dan plat precast," katanya.

DiIa menyampaikan segala upaya dan terobosan yang dilakukan tim proyek membuahkan hasil akan selesainya trestle ini dalam waktu yang lebih cepat dari umumnya pekerjaan trestle yang dilaksanakan.

Berita Terbaru