Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Sekadau Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Warga Kecamatan Mentaya Hulu Tewas Tenggelam

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 26 Oktober 2020 - 10:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Pria bernama Sami Amekan (30) yang bekerja disalah satu perkebunan kelapa sawit di Desa Santilik, Kecamatan Mentaya Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur ditemukan tewas mengapung di dalam parit daerah perkebunan kelapa sawit.

Diduga korban tewas tenggelam saat melintas di jalan tersebut dalam keadaan banjir dengan arus cukup deras, sehingga terjatuh dan tenggelam.

"Kejadian diduga malam hari dan saat itu hujan deras dan jalan dalam keadaan banjir, sehingga korban terjatuh dan ditemukan meninggal dalam keadaan mengapung," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin melalui Kapolsek Mentaya Hulu Iptu Roni Paslah, Senin 26 Oktober 2020.

Tidak ditemukan bekas benda tajam atau benda tumpul dibagian tubuh korban, sehingga diduga kuat korban tewas tenggelam, bukan akibat hal lainnya. Sementara itu dari informasi yang dihimpun, kejadian ini bermula pada Sabtu 24 Oktober 2020 sekitar pukul 21.30 WIB.

Korban bersama anaknya pulang dari rumah keluarga. Saat itu kondisi cuaca sedang hujan lebat dan jalan dalam keadan banjir dengan arus yang sangat deras, sehingga korban turun dari motornya dan melihat kondisi jalan yang banjir.

Entah kenapa, tiba-tiba korban hilang dan baru ditemukan warga, Minggu 25 Oktober 2020. Dalam keadaan mengapung di dalam parit, sekitar 20 meter dari jalan yang terendam banjir.

"Banjir yang terjadi di jalan itu hanya sebentar saja. Saat hujan deras melanda daerah tersebut. Dan diduga korban tewas tenggelam akibat bajir," terangnya. (MUHAMMAD HAMIM/B-6)

Berita Terbaru