Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Metro Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Marak Peredaran Narkoba di Kotim Bukan Karena Dampak Pandemi Covid-19

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 14 Januari 2021 - 19:00 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Maraknya peredaran narkoba di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dalam beberapa bulan terakhir ini, diduga bukan karena dampak dari pandemi Covid-19. 

Namun, diduga kuat bandar dan pengedar melihat ada peluang untuk menjalankan bisnis tersebut di tengah pandemi. Apalagi, sebagian kekuatan Polri diarahkan untuk melaksanakan kegiatan yustisi pendisiplinan masyarakat. 

"Mungkin para pebisnis barang haram tersebut melihat kondisi itu. Sehingga mereka gencar melakukan aksinya," ujar Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, Kamis, 14 Januari 2021. 

Meski begitu, dirinya menjamin bahwa anggotanya di lapangan terus berusaha mencari cara untuk menekan kasus peredaran narkoba di Kotim. Tentunya berharap peredaran barang haram yang merusak generasi muda tersebut bisa teratasi. 

"InsyaAllah, kami akan selalu berupaya untuk menekan peredaran narkoba di daerah ini," kata Jakin. 

Dirinya juga berharap kepada masyarakat agar menjauhi narkoba. Sebab, diyakini bahwa peredaran, produksi dan suplai tidak akan berhenti selagi masih ada permintaan. (MUHAMMAD HAMIM/B-7)

Berita Terbaru