Software Pemenangan Pilkada 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

80 Ekor Sapi Kurban Disalurkan Keluarga Besar H Abdul Rasyid AS

  • Oleh Wahyu Krida
  • 17 Juli 2021 - 17:41 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kembali dalam Idul Adha 1442 Hijriyah 2021 ini keluarga besar pengusaha nasional asal Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), H Abdul Rasyid AS menyalurkan 80 ekor sapi kurban kepada 4 daerah dan masyarakat sekitar perkebunan sawit Citra Borneo Indah (CBI) Group.

Namun ada sedikit perbedaan dalam prosesi penyerahan sapi kurban dari H Abdul Rasyid AS pada perwakilan masyarakat yang berhak menerima hewan kurban yang digelar di Sulung Ranch, Sabtu pagi 17 Juli 2021.

Guna menghindari kerumunan dan menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 sesuai aturan pemerintah, maka hewan kurban ini diserahkan oleh Owner CBI Group pada Chief Operating Officer (COO) PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Tbk Nasaruddin bin Nasir yang kemudian secara teknis diserahi tanggung jawab untuk mendistribusikan bantuan hewan kurban.

Setelah itu secara bergiliran mobil pengangkut hewan ternak memasuki kawasan peternakan sapi yang ada kawasan perkebunan PT SSMS, Tbk itu.

Menurut H. Abdul Rasyid AS, tahun ini pihaknya bakal menyalurkan 80 ekor sapi kurban dibeberapa wilayah di Kalteng.

Chief Operating Officer (COO) PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Tbk Nasaruddin bin Nasir menyerahkan bantuan sapi kurban bagi masyarakat dari H Abdul Rasyid AS di Sulung Ranch, Sabtu 17 Juli 2021
Chief Operating Officer (COO) PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), Tbk Nasaruddin bin Nasir menyerahkan bantuan sapi kurban bagi masyarakat dari H Abdul Rasyid AS di Sulung Ranch, Sabtu 17 Juli 2021

"Rinciannya yaitu Palangka Raya 12 ekor, Kobar 25 ekor, Lamandau 6 ekor, Sukamara 2 ekor, Kotim 2 ekor, Pembuang Hulu - Seruyan 1 ekor, desa sekitar perusahaan 25 ekor dan stakeholder lainnya 7 ekor," jelasnya.

Abdul Rasyid AS menyampaikan walau saat ini kondisi keprihatinan akibat pandemi covid-19, namun rasa ingin berbagi pada masyarakat tetap tidak berubah.

Selain itu lantaran saat ini pandemi covid-19 masih terjadi, harapannya semua pihak bisa sama- sama saling menjaga untuk memutus penyebaran penyakit tersebut.

"Harapannya bila tidak ada kepentingan yang urgen, semua pihak bisa mengikuti anjuran pemerintah untuk stay at home atau diam di rumah. Kemudian bagi para pedagang, UMKM dan lainya yang harus bekerja untuk kebutuhan keluarga, jangan lupakan melaksanakan protokol kesehatan, karena kita semua berharap pandemi ini bisa segera berlalu agar aktivitas keseharian bisa normal kembali," pungkasnya. (WAHYU KRIDA/B-6)

Berita Terbaru