Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Blora Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pencarian 4 Jam, Petugas Tak Temukan Bangkai Buaya

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 19 Januari 2022 - 18:05 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit, melakukan pencarian terhadap bangkai buaya yang hanyut di Sungai Mentaya. Namun selama 4 jam pencarian bangkai buaya yang diyakini telah busuk itu tak kunjung ditemukan. 

Komandan BKSDA Pos Jaga Sampit, Muriansyah menjelaskan dia bersama seorang petugas dari Manggala Agni telah menyusuri tepi Sungai Mentaya. Dengan mendatangi, enam desa yakni wilayah perairan Desa Bapingang hulu, Bamadu, Penyaguan, Babaung, Bapinang Hilir dan Babirah serta Pulau Hanaut bagian Timur, menggunakan perahu atau kelotok. 

"Kami juga menemui motoris kelotok di perairan Desa Jaya Karet  mencari informasi keberadaan Buaya," jelas Muriansyah, Rabu, 19 Januari 2022. 

Pihaknya juga menemui motoris kelotok penyeberangan, pemancing, warga desa serta staf Desa Bapinang Hilir juga mencari informasi keberadaan bangkai buaya itu. 

"Buaya terakhir terlihat warga di hari Minggu, 16 Januari terdampar di sekitar pelabuhan pasar kamis, Desa Bapinang Hilir. Nah rekaman video inilah yang beredar di media sosial," jelasnya. 

Karena berbau busuk, saat kondisi air pasang, bangkai buaya dibawa warga ke tengah sungai untuk dihanyutkan lagi.

Sejak saat itu, bangkai Buaya tidak diketahui lagi keberadaannya. 

"Kami juga meminta warga ataupun motoris kelotok segera melapor apabila bangkai Buaya terlihat lagi" tandas Muriansyah.

Sebelumnya, warga perairan Sungai Mentaya wilayah Selatan geger dengan adanya bangkai buaya yang hanyut terseret arus sungai. BKSDA oun berupaya mencari bangkai itu agar tidak meresahkan masyarakat. (USAY NOR RAHMAD/B-5) 

Berita Terbaru