Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Rokan Hulu Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Relawan BPK Samuja Belajar Penanganan Korban Lakalantas Terjepit

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 28 Februari 2022 - 18:10 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Barisan Pemadam Kebakaran Salsabila Mujahidin atau BPK Samuja, Ampah, Kabupaten Barito Timur menggelar latihan penanganan korban kecelakaan lalu lantas atau lakalantas mobil dengan kondisi korban terjepit. Pelatihan berlangsung di lapangan sepakbola SMA Negeri 1 Dusun Tengah, Senin, 28 Februari 2022.

Wakil Ketua BPK Samuja, Davi Pramana menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti oleh 22 orang relawan BPK Samuja dengan instruktur Gatot Johan Elyanto, Kepala Emergency Rescue Team PT SAGO Kalimantan Utara.

"Kami mengadakan pelatihan ini karena pertolongan pertama pada korban lakalantas terutama yang terjepit kendaraan sangatlah penting dilakukan, meski demikian harus dilakukan dengan benar agar kondisi korban tidak semakin parah," ujar Davi.

Dalam pelatihan tersebut, relawan akan mendapatkan materi dan praktik penanganan korban dari instruktur berpengalaman sehingga tidak sembarangan saat menolong korban yang justru beresiko memperparah cedera atau kondisi korban.

"Target kami seluruh anggota yang ikut pelatihan bisa mengetahui cara penanganan korban dan meminimalisir kejadian yang tidak diinginkan," lanjut Davi.

BPK Samuja terbentuk usai kebakaran hebat yang menimpa sebuah toko bangunan di Ampah tahun 2018.  Saat itu, 7 buah mobil pemadam kebakaran dari wilayah Kalsel, Barito Timur dan Barito Selatan berjibaku selama 4 jam untuk mengatasi kebakaran toko yang berisi bahan mudah terbakar seperti, cat, tinner dan gas elpiji itu.

Setelah kejadian tersebut masyarakat di Kelurahan Ampah Kota kemudian berinisiatif untuk mendirikan tim pemadam kebakaran swasta yang dinaungi oleh Yayasan Sabilal Mujahidin Ampah sehingga terbentuklah BPK Samuja.

Selain bertugas memadamkan kebakaran, relawan BPK Samuja juga dilatih untuk selalu siap merespon berbagai permintaan bantuan dari masyarakat seperti penyelamatan, penanganan orang sesat, penemuan mayat, lakalantas, karhutla, penanganan hewan berbisa maupun bencana lainnya. (BOLE MALO/B-11)

Berita Terbaru