Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Lampung Tengah Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Hewan Buas Diduga Serang Nenek hingga Tewas, BKSDA Sebut Kemungkinan Bukan Beruang

  • Oleh Usay Nor Rahmad
  • 01 Maret 2022 - 19:30 WIB

BORNEONEWS, Sampit -  Kasus meninggalnya seorang warga di Dusun Teluk Tewah, Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga, membuat heboh masyarakat. Pasalnya tubuh korban terdapat luka diduga serangan hewan buas. 

Menanggapi hal itu, Komandan Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Pos Jaga Sampit, Muriansyah mengatakan pihaknya telah menerima laporan itu. Namun dia tak berani memastikan, korban diserang satwa liar atau bukan. 

"Informasi semetara dari warga kabarnya diserang satwa liar. Tapi kami belum bisa memastikan kejadian tersebut, sebelum kami melihat langsung," kata Muriansyah, Selasa, 1 Februari 2022. 

Namun berdasarkan dari kiriman foto-foto yang beredar, menurut Muriansyah, bukan serangan beruang seperti yang disebutkan dalam video yang beredar. 

"Kalau melihat lukanya saya belum yakin itu diserang beruang," ujarnya. 

Menurut Muriansyah, luka yang diakibatkan serangan beruang tak sama dengan luka di wajah korban seperti dalam foto. Luka serangan beruang mengakibatkan kehancuran pada daging dan tidak memakan daging yang diserang. 

Kendati demikian, BKSDA akan mencari tahu penyebab kematian korban. Dan apabila, benar diserang satwa liar dilindungi maka BKSDA siap melakukan evakuasi. 

Untuk diketahui, Asnah, perempuan berusia 63 tahun, warga Dusun Teluk Tewah, Desa Luwuk Bunter, Kecamatan Cempaga ditemukan tewas mengenaskan. Wajah luka gigitan. Diduga akibat serangan hewan buas. (USAY NOR RAHMAD/B-11)

Berita Terbaru