Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Halmahera Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Pencegahan dan Pengendalian Bencana Karhutla Dinilai Perlu Solusi Nyata dari Pemerintah

  • Oleh Donny Damara
  • 14 Mei 2022 - 13:11 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, Kuwu Senilawati menilai dalam upaya pencegahan dan pengendalian bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) memerlukan solusi nyata dari pemerintah baik provinsi, kabupaten dan kota.

Ia mengatakan saat ini berdasarkan prakiraan BMKG puncak musim kemarau secara merata di Kalteng terjadi antara bulan Mei - Agustus 2022. Saat musim itu tiba pastinya akan rawan terjadi karhutla khususnya di beberapa wilayah provinsi ini.

"Hal ini perlu diwaspadai oleh pihak di daerah. Solusi nyata dalam rangka pencegahan dan pengendalian bencana karhutla itu perlu dilakukan agar tidak menimbulkan dampak negatif seperti salah satunya kabut asap," ujarnya, Sabtu, 14 Mei 2022.

Perda Nomor 1 tahun 2020 mengenai pengendalian karhutla yang ada harus diedukasikan secara gencar dan detail, sehingga regulasi maupun solusi dalam membuka lahan dapat dibekali kepada masyarakat petani dan peladang.

Dia menyebut kebijakan pemerintah yang sudah ada dapat dijadikan sebagai petunjuk bagi para pemangku kepentingan hingga tingkat paling bawah yakni desa dalam pelaksanaan pencegahan di lapangan serta menginformasimakan kepada para peladang tentang cara mengolah lahan pertanian agar bisa menemukan solusi nyata mengatasi bencana karhutla yang kerap terjadi setiap tahunnya.

Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang belum mampu mengimplementasi aturan pelarangan pembakaran lahan dari pemerintah. Pasalnya, kebanyakan masyarakat masih tidak mengetahui bagaimana cara mengolah lahan secara benar sesuai aturan.

"Tidak heran apabila masih banyak masyarakat yang tidak menaati aturan itu, karena mereka tidak mendapatkan solusi tentang bagaimana cara tepat dalam membuka lahan. Sebab, selama ini mereka hanya tahu membakar merupakan cara yang murah dan mudah untuk dilakukan," ucapnya.

"Namun saat ini kita juga patut bersyukur meski cuaca terkadang panas, sejauh ini masih turun hujan. Sehingga ketika terjadi karhutla apinya tidak sampai meluas. Harapan kita tentu berbagai solusi nyata terutama berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2020 dapat diimplementasi dengan baik," imbuhnya. (DONNY D/B-11)

Berita Terbaru