Tabalong Ethnic Festival Tampilkan Permainan Tradisional

  • 18 Februari 2016 - 21:20 WIB

TABALONG Ethnic Festival 2016 yang dilaksanakan Ya­ya­san Putra/Putri Saraba Ka­wa di Taman Kota Tanjung pada 15-21 Februari, di­meriahkan berbagai per­main­­an tradisional, seper­ti balogo, main tali, dan ba­dako.

Menurut perwakilan pa­ni­tia penyelenggara dari Ya­yas­an Pusaka Erlinda, Kamis (18/2/2016), permainan tra­disional itu ditampilkan Fo­rum Anak Daerah Kabu­pa­ten Tabalong dengan ha­rap­an mempopulerkan kem­bali permainan zaman du­lu kepada masyarakat.

“Selama ini permainan tra­disional anak-anak mulai jarang dipertontonkan ka­rena itu Forum Anak Dae­rah Kabupaten Tabalong ingin mempopulerkan per­main­an tradisional anak-anak seperti cukcuk bimbi, ba­dako, dan balogo melalui Ta­balong Ethnic Festival,” ungkap Erlinda.

Selain menampilkan ane­ka permainan tradisio­nal lo­kal, Tabalong Ethnic Fes­tival juga dimeriahkan atrak­­si beladiri kuntau da­ri perkumpulan Tujuh Se­­pucuk dan Hasim Harimau dari Desa Kasiau, Kecamat­an Murung Pudak.

Lalu disuguhkan pula ke­senian tradi­sional daerah Banjar seperti Maman­da yang dibawakan Sanggar Pusaka Tanjung. Ada pula suguhan Mu­sik Panting yang ternyata mampu men­ja­di magnet pada festival bu­daya di Bumi Saraba Ka­wa ini.

Direktur Yayasan Pusaka Fir­man Yusi mengatakan Ta­balong Ethnic Festival tahun ini akan mengundang drummer dari Group Band Gi­gi Gusti Hendy yang akan ber­kolaborasi dengan alat mu­sik tradisional Banjar.

“Kolaborasi drummer Gigi dengan alat musik tra­disional daerah oleh Sanggar Suluh Banua rencana­nya kita gelar Sabtu malam de­ngan tampilan pembuka be­rupa musik Bambu dari Ko­ta Banjarmasin,” sebut Firman.

Selanjutnya puncak acara Ta­balong Ethnic Festival bakal dimeriahkan dengan Ethnic Carnaval yang akan di­ikuti sekitar 200 peserta, baik per kelompok maupun perorangan. Mereka akan menampilkan beraneka ragam busana tradisional khas Suku Ban­jar dan Da­yak. (Ant/B-3)

Berita Terbaru