Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Tangerang Selatan Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Bimas Kristen Kemenag Barito Timur Gelar Perayaan Paskah

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 19 April 2023 - 17:30 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Seksi Bimbingan Masyarakat Kristen atau Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur menggelar Perayaan Paskah Keluarga Besar Seksi Bimas Kristen pada salah satu kafe di Tamiang Layang, Rabu, 19 April 2023.

Acara yang mengusung tema "Dia Mendahului Kamu ke Galilea, Jangan Takut" itu diikuti oleh guru Pendidikan Agama Kristen atau PAK, Pengawas PAK dan Penyuluh Non PNS beserta keluarga masing-masing. Turut hadir Kabid PAUD Dinas Pendidikan Barito Timur dan tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Perayaan Paskah Keluarga Besar Seksi Bimas Kristen, Asnuni, dalam laporannya mengatakan, tujuan perayaan Paskah itu memperingati kembali pengorbanan Yesus Kristus di kayu salib dan kebangkitannya dari kematian. Selain itu juga untuk membangun kebersamaan antara guru, penyuluh agama serta keluarga masing-masing.

"Dengan acara ini kita saling mengenal satu sama lain sehingga kita bisa saling memberi kekuatan dan semangat dalam melayani Tuhan dan sesama," kata Asnuni.

Dia menambahkan, pada Hari Paskah tahun ini, panitia juga menyalurkan 50 paket bahan kebutuhan pokok kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan. Paket bantuan tersebut diserahkan secara simbolis pada acara perayaan Paskah.

Sementara itu Kasi Bimas Kristen Kantor Kementerian Agama Barito Timur, Neti mengatakan, perayaan Paskah dan Natal setiap tahun merupakan bagian dari program kerja Bimas Kristen yang dilaksanakan secara bergantian di setiap kecamatan.

"Kenapa kami mencari tempat (terbuka) seperti ini bukan di gedung gereja atau aula karena kami menginginkan semua bisa berkumpul bersama keluarga sehingga kita saling mengenal dan membangun kebersamaan," kata Neti dalam sambutannya.

Pada kesempatan itu, dia juga menyampaikan bahwa 85 persen dari jumlah guru PAK yang dibina Kantor Kementerian Agama Barito Timur berasal dari dinas pendidikan.

"Guru-guru tersebut dibentuk dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Pendidikan Agama Kristen yang hingga saat ini semakin berkembang," ungkapnya.

Selain itu, lanjut Neti, dalam beberapa tahun terakhir pihaknya juga melibatkan penyuluh agama Kristen non PNS untuk mengajar PAK di sekolah tertentu yang belum memiliki guru agama Kristen.

Berita Terbaru