Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Binjai   Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Masyarakat Merindukan Tradisi Mandi Safar Kembali Digelar Pemkab Kotim

  • Oleh Dewi Patmalasari
  • 13 September 2023 - 21:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Masyarakat merindukan tradisi mandi safar kembali digelar oleh Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. 

"Lama kita tidak ada kegiatan mandi safar bersama seperti dulu. Selama ini hanya kegiatan inisiatif masing-masing warga. Dulu dari pemerintah pasti ada kegiatan ini," kata Norma Susanti, salah satu warga yang ikut mandi safar di Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapan, Kabupaten Kotawaringin Timur, Rabu, 13 September 2023.

Rabu sore itu anak-anak dan dewasa sengaja berkerumun di tepi Sungai Mentaya. Beberapa diantaranya menggelindingkan bekas bagian dalam roda yang telah dipompa, menggantikan pelampung.

Kedatangan mereka untuk melakukan tradisi mandi safar yang biasa digelaar pada Rabu terakhir bulan Safar, bulan kedua dari tahun Muharam.

Beberapa titik kerumunan pun nampak di sepanjang Jalan Iskandar yang membentang di tepi Sungai Mentaya.

Ketika borneonews.co.id menyusurinya terdapat 2 lokasi warga menyalakan pengeras suara, bernyanyi dan menceburkan diri ke sungai.

"Kami menyediakan mandi Safar karena antusias warga semua mendukung artinya dari semua warga kompak untuk mengadakan mandi Safar," kata salah satu inisiator mandi safar di Kelurahan Ketapang, Jumadi.

Kegiatan tersebut merupakan inisiatif warga agar tradisi yang bermakna sebagai tolak bala itu tidak punah. Tradisi mandi safar lekat dengan makna menghidarkan dari mara bahaya. Seperti doa agar daerah ini terhindar dari berbagai bencana, seperti kebakaran yang marak akhir-akhir ini.

Jumadi pun memiliki harapan sama agar pemerintah daerah terus melestarikan tradisi mandi safar. Jangan sampai hilang terkikis oleh budaya luar. (DEWI PATMALASARI/J)

Berita Terbaru