Aplikasi Pilwali (Pemilihan Walikota) Kota Ternate Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Camat Patangkep Tutui, Karang Taruna dan Tagana Kunjungi Warga Terdampak Angin Puting Beliung

  • Oleh Agustinus Bole Malo
  • 19 Oktober 2023 - 12:40 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Camat Patangkep Tutui Simon Stevins Octavianus mengunjungi warga yang terdampak bencana angin puting beliung di Desa Ampari Bura, Kotam dan Desa Jango, Rabu, 18 Oktober 2023. Dalam kunjungan itu dia didampingi Ketua Karang Taruna Kabupaten Barito Timur Ariwaratanu dan Koordinator  Tagana Barito Timur Wuriani.

"Untuk data terakhir, jumlah rumah yang mengalami kerusakan di Desa Ampari Bura 9 unit, Desa Kotam 5 unit dan Desa Jango 3 unit  termasuk perumahan guru. Total keseluruhan 17 rumah," ujar Simon saat dikonfirmasi, Kamis, 19 Oktober 2023.

Dia menjelaskan, kunjungan tersebut bertujuan untuk melihat langsung kondisi yang terjadi di lapangan sebagai bentuk tanggung jawab dan pelayanannya kepada masyarakat sebagai perpanjangan tangan pemerintah daerah.

Simon mengaku telah melaporkan dampak bencana angin puting beliung itu kepada Pejabat (Pj) Bupati Barito Timur Indra Gunawan serta berkoordinasi dengan perangkat daerah terkait dan pemerintah desa untuk penanganan dampak bencana.

"Beliau (Pj Bupati Barito Timur) memerintahkan supaya  cepat penanganan bagi rumah  warga yang terkena musibah angin puting beliung, secepatnya cek lapangan, data dan buat solusi dan laporkan ke saya," ucapnya menirukan perintah Pj Bupati.

Camat mengungkapkan, kondisi warga yang tertimpa bencana cukup memprihatinkan karena selain rumah yang rusak, sambungan listrik juga sempat terputus dan akses jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Jango dan Kotam terganggu karena banyak pohon tumbang di jalan sepanjang 5 kilometer.

Angin puting beliung yang disertai hujan deras menerjang belasan rumah di tiga desa itu terjadi p/sekitar pukul 19.00 WIB, Minggu, 15 Oktober 2023

Beberapa rumah yang mengalami kerusakan ringan telah diperbaiki secara gotong royong oleh pemerintah desa, BPD dan Karang Taruna. Jaringan listrik yang sempat terputus sudah mulai diperbaiki.

"Saya bersyukur melihat masyarakat di lapangan, mereka kompak bahu-membahu membantu warga yang terkena musibah. Tradisi gotong-royong mereka masih tinggi," ungkap Simon. (BOLE MALO/j) 

Berita Terbaru