Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Kotawaringin Timur Pilkada Serentak 2024

IT Konsultan Terbaik Indonesia

Begini Penjelasan Fenomena Buaya Timbul di Sungai Arut Pangkalan Bun

  • Oleh Nurita Fitriyastuti
  • 01 Desember 2023 - 00:28 WIB

BORNEONEWS, Pangkalan Bun - Kepala Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Dendi Sutiadi melalui Polisi Kehutanan, Juhriansyah mengatakan bahwa, buaya biasanya akan sering timbul di permukaan ketika memasuki musim hujan. 

"Ketika memasuki musim hujan, biasanya mereka (buaya) sedang masa perkawinan atau masuk dalam musim kawin, sehingga sering muncul dan berpotensi besar menyerang," ujarnya, Kamis, 30 November 2023.

Dia menuturkan, pada saat musim kawin, biasanya, buaya akan lebih agresif, sensitif, dan mudah sekali menyerang serta sering muncul memperlihatkan diri ke permukaan. 

Ia melanjutkan, dari tahun-tahun sebelumnya, predator tersebut sering muncul di permukaan Sungai Arut Pangkalan Bun lantaran sungai merupakan rumah bagi hewan tersebut. 

"Buaya memang sering timbul karena sungai adalah habitatnya. Jadi, setiap tahunnya memang timbul karena itu memang habitatnya," katanya. 

Diketahui, buaya merupakan hewan poikiloterm atau jenis reptil berdarah dingin yang paling kuat, karena memiliki ketahanan fisik kuat serta suhu badan yang mudah menyesuaikan dengan lingkungan sekitar.

Buaya akan memangsa buruannya dengan membuat dirinya seperti tidak terlihat, kemudian akan menyerang dengan gigitan yang kuat sehingga buaya akan membuat mangsa menjadi tak berdaya lalu akan memakan buruannya di tepi sungai atau membawa ke sarangnya.

Terkait itu, SKW II BKSDA Pangkalan Bun mengimbau masyarakat yang tinggal di tepi sungai agar selalu waspada terhadap hewan predator tersebut. 

"Selalu hati-hati saat beraktivitas, tidak pelihara ternak di atas maupun di tepi sungai (karena) akan mengundang buaya datang. Kemudian, tidak membuang sampah rumah tangga dan tidak membuang bangkai binatang ke sungai," pesan Juhriansyah. 

Untuk mengurangi resiko konflik antarmanusia dan buaya, SKW II BKSDA Pangkalan Bun secara rutin melakukan sosialisasi menyusuri Sungai Arut Pangkalan Bun, berikut mengimbau warga agar selalu waspada saat beraktivitas.

"Kemarin tanggal 26 Oktober 2023, kami melakukan penyuluhan kepada masyarakat yang tinggal di tepi sungai agar selalu hati-hati beraktivitas terutama saat subuh, pagi, sore dan malam hari," pungkasnya. (NURITA/Y)

Berita Terbaru