Suara Rakyat Kalimantan
www.borneonews.co.id
 

Diduga Sesat dan Mau Makar, Tiga Bos Gafatar Ditangkap Mabes Polri

Ahmad Musaddeq


(BORNEO/DOK INTERNET)
Ahmad Musaddeq (BORNEO/DOK INTERNET)

BORNEONEWS-Jakarta :  BAGI masyarakat KalimantanTengah,  Gerakan Fajar Nusantara atau yang bisa disebut Gafatar tidak asing lagi. Karena merekalah daerah ini heboh beberapa bulan lalu. Sebagian besar masyarakat baru sadar bahwa kaum Gafatar yang pada umumnya bertani itu ‘menyimpan’ ajaran yang dinyatakan sesat.    

Tadi malam, Badan Reserse Kriminal Mabes Polri telah menangkap  tiga orang pimpinan Gerakan Fajar Nusantara alias Gafatar. Mereka adalah  Ahmad Musaddeq, Mahful Muis Tumanurung dan Andri Cahya.

Ketiganya dinyatakan telah melakukan penistaaan agama dan merencanakan makar. “Karena itulah kita tangkap,”  kata  Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Agus Andrianto.

Agus Andrianto menjelaskan, pihak penyidik sudah memeriksa 52 saksi dari enam  atau tujuh provinsi, yaitu dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah,DI Yogyakarta, dan Kalimantan Barat.

"Musaddeq punya posisi tinggi di Gafatar. Intinya dia merasa sebagai pengganti nabi," lanjut Agus.   "Kami melakukan penyelidikan dan menemukan bukti. Karena itu setelah kami periksa, mereka kami tahan." (*)