Aplikasi Pilbup (Pemilihan Bupati) Kab. Solok Selatan Pilkada Serentak 2020

IT Konsultan Terbaik Indonesia

PLN Rayon Buntok Ujicoba Sistem Jaringan Transmisi

  • Oleh H Laily Mansyur
  • 20 September 2016 - 18:55 WIB

BORNEONEWS, BUNTOK --  Perusahaan Listrik Negara (PLN) Rayon Buntok Kabupaten Barito Selatan (Barsel) meminta maaf kepada seluruh pelanggan di wilayanya, jika terjadi pemadaman secara mendadak.  Alasannya, sementara ini pihaknya masih melakukan uji coba jaringan transmisi Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Bangkanai Kabupaten Barito Utara (Batara).

 Manajer PT. PLN Rayon Buntok, Legiman, kepada Palangka Post (group Borneonews) Selasa (20/9) di Buntok mengatakan, dengan dilakukannya uji coba pengoperasian sisitem jaringan transmisi itu, untuk sementara mesin pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) PLN Rayon Buntok distandbay kan.

Dikatakan, PLTMG Bangkanai terdiri dari 4 blok, setiap blok terdiri dari 4 engine dengan masing-masing daya terpasang 9,7 Mega Watt (MW).   Sedangkan daya mampu mesin sebesar 8,7 MW, sehingga  total daya mampu mesin setiap blok sebesar 34,8MW, terangnya.

  Saat ini engine di blck 4 sudah dilakukan commisioning test, sehingga dapat memasok listrik dari PLN Rayon Muara Teweh dan PLN Buntok dengan daya mampu total sebesar 34,8MW.   Sementara untuk total beban puncak saat ini kurang lebih 18 MW, sehingga sistem Bangkanai Muara Teweh dan Buntok surplus 16,8 MW, jelasnya.

 Dengan adanya pasokan dari PLTMG Bangkanai itu, pihaknya telah membangun jaringan listrik di Desa Tamparak dalam, Desa Patas 2, Desa Sei Paken, Desa Tamparak Layung, Desa Bantai Bambure dan Desa Rampamea.   Untuk Desa Tamparak sudah dinyalakan sejak pertengahan Agustus 2016 lalu,ucapnya.

 Mantan Manejer PT. PLN Rayon Murung Raya itu menambahkan, untuk engine di blok 1,2 dan 3 dilaksanakan commissioning test pada bulan Oktober Desember  2016 mendatang, dengan mengambil beban pada sistem Bangkanai Muara Teweh - Buntok.   Ia berharap, mesin-mesin tersebut siap disuplai ke sistem Barito atau Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah setelah jaringan transmisi Buntok Tanjung selesai.

Menurut dia, pelaksanaan pekerjaan uji coba pengoperasian itu sangat memungkinkan terjadi kegagalan fungsi peralatan dan harus dilakukan perbaikan dan setting peralatan.   Makanya saya atas nama PT. PLN Rayon Buntok meminta maaf jika sewaktu-waktu terjadi pemadaman total mendadak ,ujar Legiman.  (hly/*)

Berita Terbaru