Tali Tambat Tewaskan ABK di Atas Tongkang

  • Oleh Uriutu
  • 12 Oktober 2017 - 16:26 WIB

BORNEONEWS, Buntok – Tali tambat atau tali toing menewaskan seorang anak buah kapal (ABK) di atas tongkang CPO Citra Nabati 123 di Dermaga Jelapat, Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kamis (12/10/2017) sekitar pukul 07.00 WIB.

Korban meninggal atas nama Syafrizal (36) alamat Jalan KH M Jakfar RT 05, Kelurahan Arab Melayu, Kecamatan Palayangan, Provinsi Jambi.

Korban bekerja sebagai ABK di kapal tarik TB Kawan Kita I, milik agen PT Empat Saudara Duta Maritim, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Kapolsek Dusun Selatan AKP Budiono mewakili Kapolres Barsel, AKBP Yussak Angga mengatakan, berdasarkan keterangan para saksi bahwa kejadian tersebut berawal pada saat kapal hendak berangkat.

Sebelum kejadian, sekitar 15 ABK melapas dan menarik tali tambat yang berada jauh di darat jaraknya sekitar 150 meter.

Namun tali tambat ini tidak mampu ditarik secara manual karena tersangkut tumpukan kayu yang terkumpul di dermaga. Karena itu, tali tambat ditarik menggunakan kapal TB Kawan Kita I

Saat itulah, menarik itulah tali toing tersebut tiba-tiba mengencang dan menghempaskan ke arah korban yang berdiri di atas tongkang di dekat tali dimaksud.

“Korban terpental dan kepalanya terbentur menghantam lantai yang menyebakkan luka robek pada bagian pelipis kiri,” kata Budiono, Kamis (12/10/2017) siang.

Melihat kejadian INI, korban dievakuasi ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan perawatan, namun beberapa saat kemudian korban meninggal.

Saat ini jenazah korban sementara masih berada di RS Jaraga Sasameh Buntok dan rencananya akan dibawa pulang kekampung halamannya di Jambi.

“Saat ini kita memanggil kapten kapal untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” ucapnya. (URIUTU DJAPER/B-6)

Berita Terbaru