Sopir Truk Pengangkut 3,7 Juta Butir Zenith Ngakunya Bawa Karpet

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 07 Desember 2017 - 15:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Hingga saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kasus penyitaan dua truk berisi Zenith Carnophen yang dibawa menggunakan KM Kirana pada Rabu (6/11/2017) malam kemarin.

Pengakuan sopir, mereka tidak tahu kalau yang dibawa obat terlarang, tapi ngakunya membawa karpet.

"Pengakuan sopir mereka tidak tahu bahwa dalam dus tersebut adalah zenith. Namun kami akan terus melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap kedua sopir tersebut," ujar Kapolres Kotim AKBP Muchtar Supiandi Siregar, Kamis (7/12/2017).

Saat ini ini polisi sudah memeriksa terhadap alamat tujuan dari pengiriman tersebut baik itu di Sampit maupun Palangka Raya. Dan ternyata alamat tersebut tidak jelas kepada siapa diantarnya.

Walaupun begitu, polisi terus mencari pemilik 3,7 juta butir obat Zenith tersebut. Karena dengan itu maka akan diketahui bandar obat terlarang itu di Sampit.

Kedua buah truk tersebut diamankan  pada Rabu (6/12/2017) sekitar pukul 19.30 WIB. Saat itu polisi dapat informasi ada dua buah truk yang membawa Zenith melalui jalur laut dengan menggunakan KM Kirana dari Semarang.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, pihaknya langsung mendatangi Pelabuhan Sampit, dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah truk. Hingga akhirnya ditemukan dua buah truk tersebut yang mengangkut obat zenith.

Saat ini obat terlarang itu diamankan di Mapolres Kotim dan sudah dibawa ke ruang Satnarkoba. Sedangkan kasus tersebut masih dilakukan penyelidikan. (MUHAMMAD HAMIM/B-5)

Berita Terbaru