Wonderful Indonesia
 
Selasa, 06 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Swisscontact Petakan Destinasi Wisata di Sekitar TNTP

 
 
Peserta Workshop Strategic Visitor yang terdiri dari pelaku wisata di Kabupaten Kobar, BKSDA SKW II Pangkalan Bun, Balai TNTP dan organisasi nirlaba. Swisscontact sedang mendiskusikan lokasi destinasi wisata di Kobar selain TNTP. BORNEONEWS/WAHYU KRIDA

Peserta Workshop Strategic Visitor yang terdiri dari pelaku wisata di Kabupaten Kobar, BKSDA SKW II Pangkalan Bun, Balai TNTP dan organisasi nirlaba. Swisscontact sedang mendiskusikan lokasi destinasi wisata di Kobar selain TNTP. BORNEONEWS/WAHYU KRIDA

BorneoNews

BORNEONEWS, Kotawaringin Barat - Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP) bisa jadi jalan untuk  memperkenalkan objek wisata di sekitarnya. Wisatawan yang sudah mengenal TNTP, objek wisata utama di Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, tentunya akan antusias bila diberikan pilihan atau opsi wisata lainnya. 

Hal itulah yang sedang dipetakan para pelaku wisata di Kobar, Balai TNTP, Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pangkalan Bun bersama Swisscontact sebuah lembaga nirlaba yang turut membantu mempromosikan destinasi wisata ke berbagai negara.

Deputy Program Manager Swisscontact Ferry Saban Samosir dalam kegiatan Workshop Strategic Visitor yang digelar di kantor Yayorin Pangkalan Bun, Selasa (24/5/2016) menjelaskan, konsep destinasi wisata dimanapun bisa digunakan sebagai jalan atau tangan untuk pembangunan sebuah wilayah.

"Karena pembangunan sebuah wilayah bisa menggunakan berbagai macam cara. Ada yang mengandalkan dari pertanian, pertambangan dan ada juga yang membangun dari wisata," jelasnya. 

Menurutnya dengan strategi ini, dengan entry point atau titik masuk sebuah objek wisata yang sudah dikenal, kemudian dicari lagi objek wisata lain  disekitar objek utama yang bisa diikutkan dalam paket wisata.

"Karena biasanya wisatawan yang datang dari berbagai negara biasanya sangat antusias bila memiliki kesempatan atau opsi bisa melihat objek lebih dari satu. Memang awalnya mereka datang ke TNTP untuk melihat orangutan yang sangat iconic," jelasnya.

Setelah wisatawan ke TNTP tentunya akan tertarik melihat rumah adat atau destinasi wisata lainnya di sekitarnya. Dengan cara seperti itu destinasi wisata menjadi lebih kuat dan kaya dalam hal keragamannya. 

Ia memberikan contoh pengembangan destinasi wisata di samping objek utama. Bila wisatawan ke Flores untuk mengunjungi Taman Nasional Komodo (TNK), wsiatawan juga diberikan pilihan lain mengunjungi objek wisata lainnya. Contohnya Kampung Adat Wae Rebo yang letaknya sekitar 4 jam dari TNK. Ada juga daerah pantai snorkling yang lain di sekitar perairan TNK atau wisata di Labuan Bajo. Tetapi tetap entry poinnya adalah Komodo. (WAHYU KRIDA/N).

 

BERITA POPULER

Pencurian

Kecelakaan Maut

Kecelakaan Lalu Lintas

Penganiayaan

Kecelakaan Maut

Pencurian

Pencurian Kendaraan Bermotor

Kecelakaan Maut

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top