Wonderful Indonesia
 
Jumat, 09 Desember 2016
 

 
Wonderful Indonesia

Masyarakat Keluhkan Harga Isi Ulang Tabung Gas 3 KG Mahal

 
 
Ketua RT. 01 RW.III saat menyerahkan tabung gas 3 kilo gram beserta aksesorisnya kepada penerima. BORNEONEWS/NORHASANAH

Ketua RT. 01 RW.III saat menyerahkan tabung gas 3 kilo gram beserta aksesorisnya kepada penerima. BORNEONEWS/NORHASANAH

BorneoNews

BORNEONEWS, Sukamara - Masyarakat Kabupaten Sukamara mengeluh karena harga isi ulang gas elpiji tiga kilogram terbilang mahal. Mereka adalah penerima tabung gas tiga kilogram yang dibagikan pada akhir 2015 dari program pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengenai konversi minyak tanah ke gas.

Ayu, warga Kelurahan Mendawai, Sukamara, mengatakan ia merasa keberatan dengan harga isi ulang tabung gas tiga kilogram yang dijual para pedagang karena menurutnya terlalu mahal.

“Harganya mahal, saat saya tanya harganya mencapai Rp45 ribu,” kata Ayu, Minggu (29/05/2016).

Padahal, lanjutnya, untuk di Manismata, Kabupaten Ketapang, harganya lebih murah dari harga  yang ada di Sukamara, Jadi banyak warga Sukamara yang membeli gas di sana.

“Di Manismata harganya cuma Rp28 ribu saja. Kemarin ada yang membeli dengan jumlah banyak, katanya untuk dijual lagi,” ujar Ayu.

Sebelumnya, Yana mengaku kesulitan mencari agen isi ulang tabung gas tiga kilogram. Akibat kesulitan mencari agen banyak masyarakat penerima tabus gas kembali menggunakan minyak tanah.

“Saya sekarang sudah menggunakan minyak tanah kembali, tabung gas yang dibagikan pemerintah pada bulan November lalu sudah habis, saya bingung mau isi ulang kemana,” ungkap Yana.

Lanjut Yana, selain penerima tabung gas lainnya pun iku bingung kerena tidak mengetahui dimana tempat untuk isi ulang dari tabung tersebut.

“Saya sudah bertanya kepada teman-teman yang lain, tetapi tidak ada yang tahu. Terpaksa saya harus kembali menggunaka minyak gas, dari pada gak bisa masak” cetus Yana.

Yana menambahkan, saya berharap kepada pemerintah untuk menangani maslah ini, karena hal ini banyak masyarakt yang kembali menggunakan minyak gas.

“Jika memang tempat isi ulang tersebut belum ada, sebaiknya pemerintah segera harus menyediakannya. Jika memang sudah ada pemerintah harus mengumumkan kepada masyarakat tempat atau lokasi isi ulang tabung gas 3 kilo tersebut” ungkap Yana. (MG-13/m)

 

BERITA POPULER

 
INDEKS HJ. NURHIDAYAH

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA

PRAKIRAAN CUACA

Sumber : BMKG

To Top