Kamis, 24 Agustus 2017
 

 
 

Pembakaran Sekolah

Pusinafis Mabes Polri Lakukan Pengecekan 7 SDN yang Terbakar

 
 
Pusinafis mengecek SD di Palangka Raya yang terbakar

Pusinafis mengecek SD di Palangka Raya yang terbakar

Borneonews / Budi Yulianto

BORNEONEWS, Palangka Raya - Tim Pusat Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Pusinafis) Markas Besar (Mabes) Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) datang ke Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Kamis (10/8/2017).

Mereka berjumlah 4 orang dipimpin Kasubbid Dokidentikrim Biddaktikrim AKBP Moch Amin. Maksud kedatangannya untuk melakukan pengecekan 7 sekolah dasar negeri (SDN) di Palangka Raya yang terbakar.

Di antaranya SDN 1 Palangka, SDN 4 Menteng, SDN 4 Langkai, SDN 1 Langkai, SDN 5 Langkai, SDN 8 Palangka dan SDN 1 Menteng.

Selain mengecek 7 sekolah yang terbakar itu, tim juga mengecek kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kalteng yang terbakar pada November 2015.

Kapolda Kalteng Brigadir Jenderal Anang Revandoko mengatakan, pengecekan tersebut bertujuan untuk memperdalam proses penyelidikan.

“Masih diperdalam karena kenapa objeknya SD semua. Pokoknya akan ditangani secara maksimal dan Mabes Polri membackup semua,” kata Kapolda ketika mengikuti kegiatan olahraga bersama Korem 102/Pjg, Jumat (11/8/2017).

Sekedar mengingatkan, terbakarnya 7 sekolah selama Juli 2017 itu turut menjadi atensi Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Kapolri bahkan datang ke Palangka Raya, Rabu (9/8/2017).

Kapolri mengatakan bahwa kasus tersebut akan ditangani Bareskrim Polri yang tentunya bersinergi dengan Polda Kalteng. Tiga tersangka pembakaran berinisial SRY, FA alias OG dan IG juga dibawa ke Mabes Polri. (BUDI YULIANTO/B-6)

BERITA POPULER

Pembakaran Sekolah

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top