Selasa, 21 November 2017
 

 
 

Pembakaran Sekolah

Kepala Kemenag Minta Masyarakat Tunggu Proses Hukum Pelaku Pembakaran Sekolah

 
 
Kepala Kemenag Kota Palangka Raya, H Baihaqi.

Kepala Kemenag Kota Palangka Raya, H Baihaqi.

Borneonews / Tim Borneonews


BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Kemenag Kota Palangka Raya, H Baihaqi meminta masyarakat menunggu tim penyidik untuk mengungkap aktor intelektual kasus pembakaran beruntun sekolah dasar di Palangka Raya. "Kemenag Kota salut dengan kerja cepat pihak kepolisian dan kita juga berharap masyarakat luas terutama dunia pendidikan menghormati proses hukum yang sedang berjalan," ungkap Baihaqi, Selasa (12/9/2017).

Menurut Baihaqi, jika memang tersangka YB yang merupakan anggota DPRD Kalteng terbukti melanggar hukum, tentunya harus ikhlas menerima hukuman atas perbuatannya. Namun apabila tidak terbukti bersalah, maka wajib dibersihkan dan dipulihkan nama baik yang bersangkutan.

"Jangan kita pandang YB ini dari sisi suku, agama, ataupun partai politiknya. Ini tidak mewakili tindakan dari suku, agama atau pun jabatan yang melekat. Ini murni hanya perbuatan seorang YB. Bisa jadi apa yang dikatakan YB kepada anak buahnya tersebut salah diartikan atau ditafsirkan sebagai perintah, padahal itu bukan sebuah perintah atau tindakan yang dimaksudkan oleh YB kepada anak buahnya," tutur Baihaqi.

Dalam kondisi tertentu, seseorang yang sedang tidak 'fokus' atau dalam kondisi terkontaminasi entah itu alkohol misalnya atau sedang dalam keadaan memiliki masalah berat, menurut Kepala Kemenag ini sering salah menafsirkan sebuah kalimat menjadi sesuatu yang ia yakini bahwa itu adalah sebuah perintah yang harus dia selesaikan.

"Saya hanya mengingatkan kepada satuan kerja di bawah lingkungan Kemenag Kota Palangka Raya seperti madrasah-madrasah, pondok pesantren dan KUA untuk tetap waspada pada ancaman bahaya kebakaran dengan tetap mengaktifkan petugas sekuriti dan penjaga malam," imbaunya.

Menurutnya, pemasangan kamera pengintai sangat membantu kita. Selain itu menyediakan alat bantu pemadam kebakaran dan rutin memeriksa setiap saklar, MCB dan sambungan-sambungan kabel listrik wajib tetap kita lakukan secara kontinyu. "Mudah-mudahan pihak kepolisian mampu mengungkap teror pembakar SD tersebut hingga tuntas setuntas-tuntasnya," tutupnya. (TESTI PRISCILLA/B-2)

BERITA POPULER

Facebook

 
UCAPAN SELAMAT LAINNYA
To Top