Tingkat Kegagalan Operasi Bariatrik hanya 0,2 Persen

  • Oleh Agus Priyono
  • 11 Januari 2019 - 09:45 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Tingkat kegagalan operasi bariatrik yang akan dilakukan terhadap Titi Wati untuk mengurangi berat tubuhnya yang mencapai 300 Kg itu hanya berkisar 0,2 persen.

Wakil Direktur RSUD Doris Sylvanus, Theodorus Sapta Atmadja mengatakan, persentase kegagalan tersebut dilihat secara teoritis. Namun untuk hasil akan sangat bergantung pada kondisi pasien.

“Menurut teori persentase kegagalan yang terjadi itu 0,2 persen, tapi itu tergantung kondisi dari pasien itu sendiri,” ujar Theo, Kamis (11/1/2019).

Theo juga menambahkan estimasi waktu Titi Wati akan dirawat di RSUD Doris Sylvanus mencapai 1 bulan. Hal itu dihitung sejak Titi Wati tiba di RSUD Doris dan dilakukan pengecekan medis hingga siti dinyatakan boleh pulang.

“Estimasi 1 bulan pasien akan dirawat di RS Doris. Itu sudah termasuk persiapan 1 Minggu, 3 hari operasi dengan pendampingan dokter dari Bali. Setelahnya akan diserahkan kepada dokter di RSUD Doris sampai dikatakan layak untuk pulang,” tandasnya. (AGUS/B-2)

Berita Terbaru