Wabup Barito Timur Angkut Absensi Pegawai Saat Sidak Puskesmas

  • Oleh ANTARA
  • 12 Januari 2019 - 06:30 WIB

BORNEONEWS, Tamiang Layang - Wakil Bupati Barito Timur Habib Said Abdul Saleh Al Qadry melakukan inspeksi mendadak ke Puskesmas Hayaping dan Kecamatan Awang. Ia membawa pulang absensi pegawai setempat ke Tamiang Layang untuk dijadikan bahan evaluasi kinerja.

"Tadi saat inspeksi mendadak, kami bertemu Kepala Puskesmas Hayaping dan Camat Awang secara langsung. Kami meminta absensi aparatur sipil negara (ASN), baik pegawai negeri sipil, pegawai harian lepas dan pegawai harian tetap sebagai bahan evaluasi kinerja," kata Habib Saleh di Tamiang Layang, Jumat (11/1/2019).

Dia menjelaskan, inspeksi mendadak itu bertujuan mengetahui tingkat disiplin pegawai dan pelayanan publik pada Puskesmas Hayaping dan Kantor Kecamatan Awang.

Dia mengimbau seluruh pegawai meningkatkan mutu, baik dari segi pelayanan hingga kedisiplinan dalam melaksanakan tugas kepada masyarakat. Inpeksi mendadak akan dilakukan juga ke kecamatan  lainnya secara acak.

Habib Saleh itu meminta setiap pegawai mengisi absensi kehadiran setiap hari kerja. Jika berhalangan maka harus ada keterangannya karena tidak diperkenankan membolos ketika jam kerja.

Dia berharap para pegawai di Puskesmas Hayaping dan Kecamatan Awang juga bisa melaksanakan tugas sesuai tugas pokok dan fungsi dalam bekerja, serta taat dengan tugas dan arahan yang disampaikan pimpinan.

Dia juga meminta seluruh pegawai menjaga kebersihan lingkungan perkantoran baik di dalam maupun di luar kantor. Menurutnya, kebersihan lingkungan merupakan cerminan sikap dan pribadi seseorang. Jika lingkungan bersih, maka akan menciptakan lingkungan yang sehat serta mampu menciptakan suasana nyaman saat bekerja.

"Hal tersebut kita sampaikan langsung dengan pak Camat Awang beserta jajaran dan kepala Puskesmas Hayaping didampingi dokter dan perawat yang ada saat inpeksi mendadak," katanya.

Menurut Habib Saleh, hal yang lebih penting lagi agar seluruh jajaran pegawai negeri sipil di Kecamatan Awang tidak mengonsumsi narkotika dan obat-obatan terlarang. Narkoba hanya akan merugikan diri sendiri serta keluarga.

"Saya juga minta disampaikan kepada keluarga, suami atau istri dan anak-anak juga. Narkotika dan obat-obatan terlarang berbahaya bagi kesehatan. Selain merusak generasi muda dan akan bermasalah dengan hukum," ucap Habib Saleh yang juga Ketua Badan Narkotika Kabupaten Barito Timur. "(ant)

Berita Terbaru