Warga Was-Was Setelah Lihat Kemunculan Empat Ekor Buaya di Sungai Seranggas

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 08 Februari 2019 - 16:36 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seekor buaya di Sungai Seranggas, berhasil masuk perangkap yang dipasang Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pos Jaga Sampit. Tapi, masyarakat di Dusun Seranggas, Desa Lempuyang, Kecamatan Teluk Sampit, masih was-was, karena masih ada buaya yang bermunculan di sungai tersebut. 

"Kami sering melihat buaya di Sungai Seranggas ini, bahkan tidak hanya satu ekor saja. Lebih dari empat ekor dengan ukuran besar," kata Suriansyah, warga sekitar, Jumat (8/2/2019). 

Warga sering melihat buaya yang ukurannya lebih besar dari yang masuk perangkap tersebut. Bahkan diperkirakan panjangnya lebih dari empat meter. Kemunculannya pun sangat sering, dan bahkan sudah banyak ternak warga yang dimangsa. 

"Ukurannya lebih besar daripada yang masuk perangkap itu. Bahkan ada ternak warga di tepian sungai yang diserang," kata Suriansyah. 

Warga takut menjadi korban keganasan hewan dilindungi tersebut. Apalagi warga di desa tersebut sudah ada yang menjadi korban, yakni Julhaidir. Jorban diserang buaya pada Jumat (1/2/2019) sore. Saat itu dia pulang melaut dan membersihkan badan di sungai tersebut. 

Tiba-tiba seekor buaya langsung menyerangnya dan membawanya ke tengah sungai hingga tangannya putus. Setelah putus, buaya tersebut langsung melepaskannya. Warga sekitar yang melihat langsung membantu korban naik ke daratan. (MUHAMMAD HAMIM/B-11) 


TAGS:

Berita Terbaru