Penjual Sabu di Kotim Dapat Pasokan dari Pontianak

  • Oleh Naco
  • 18 Februari 2019 - 15:48 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Nur alias Nung (22) menyebutkan, sabu yang diamankan darinya itu ia pasok dari Pontianak, Kalimantan Barat. Itu ia utarakan saat di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur.

"Yang menyerahkan sabu itu Doyok, tapi barang itu dari siapa saya juga kurang tahu. Tahunya yang antar saja Doyok," kata tersangka saat pelimpahan berkas tahap II di Kejaksaan Negeri Kotawaringin Timur, Senin (18/2/2019).

Ia mengambil sabu itu setelah dihubungi Doyok. Mereka berjanji transaksi sabu itu di Desa Tanah Runtuh, Kabupaten Seruyam di mana 1 ons sabu itu seharga Rp100 juta. Akan tetapi saat itu ia belum membayarnya.

Tersangka baru menyerahkan uang Rp2 juta saja sebagai biaya transportasi Doyok. Setelah sabu habis terjual, ia berjanji akan melunasinya.

Tersangka diamankan pada Senin (7/1/2019) di kediamannya di  Kelurahan MB Hilir, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur. Petugas datang, saat itu ia tengah tidur.

Saat dibangunkan, petugas menggeledah rumahnya. Dari tangan pria yang mengenyam pendidikan sampai kelas II SMK diamankan 24 bungkus sabu yang totalnya mencapai 1 ons.

Sebanyak 16 paket sabu ia balut dengan tisu dan dibalut lagi dengan plastik hitam disimpan dalam pengharum ruangan yang ia gantung di dalam dinding kamar rumahnya. Sedangkan lima bungkus disimpan dalam botol cutton bud yang terletak di atas kasus.

Sedangkan 3 bungkus disimpan di lantai kamar tersangka yang juga diamankan dompet, timbangan digital, dua buah sendok dari sedotan, 12 lembar plastik klip dan lakban hitam. "Saya baru kali itu saja ambil sabu dengan Doyok itu, sebelumnya belum pernah," pungkas tersangka. (NACO/B-2)

Berita Terbaru