Pemindahan Ibu Kota RI tak Ganggu Kawasan Konservasi

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 19 Mei 2019 - 18:32 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Pemindahan Ibu Kota Pemerintahan Republik Indonesia ke Kalimantan Tengah dinyatakan tidak akan mengganggu kawasan konservasi. Pemprov Kalteng berkomitmen untuk menjaga kawasan itu.

"Jika nantinya ibu Kota Pemerintahan RI jadi di Kalimantan Tengah, kawasan konservasi hutan akan tetap kami jaga," kata Sekertaris Daerah Kalimantan Tengah, Fahrizal Fitri.

Dia menambahkan, lokasi calon ibu kota tersebut akan ada Hutan Produksi Konfeksi (HPK) maupun lahan dengan Hak Pengelolaan (HPL). Sehingga nantinya akan dilakukan penyesuaian kawasan.

Termasuk juga nantinya untuk Rencana Tata Ruang Wilayah Kabulaten/Kota (RTRWK) daerah yang nantinya akan dilakukan perubahan tata ruang. Namun ditekankannya, hal itu tidak akan berubah secara drastis.

"Tata ruang itu tidak berubah dratis karena Kalimantan Tengah merupakan provinsi hijau dengan kawasan hutannya yang masih cukup banyak," ucap dia.

Itupun, lanjut dia, sesuai dengan filosofi Ibu Kota Pemerintahan RI baru yang harus menerapkan konsep Smart, Green, dan Beautiful City. (HERMAWAN DP/B-11/Adv)

Berita Terbaru