Banjir Tumbang Samba akibat Hujan 8 Jam

  • Oleh Abdul Gofur
  • 21 Mei 2019 - 10:52 WIB

BORNEONEWS, Kasongan - Bencana banjir yang melanda wilayah Tumbang Samba, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan diakibatkan hujan selama 8 jam pada Senin, 20 Mei malam hingga Selasa, 21 Mei dinihari tadi.

"Banjir di Tumbang Samba Ibu kota Kecamatan Katingan Tengah akibat hujan deras selama kurang lebih 8 jam," tutur Rudi Hartono, tokoh masyarakat Tumbang Samba, Selasa, 21 Mei 2019.

Menurutnya, hujan tadi malam yang juga  disertai petir hingga membuat banyak wilayah permukiman penduduk dan sarana umum tergenang air. 

Di antaranya Puskesmas Pembantu Tumbang Samba, hampir semua sekolah dan sarana ibadah yang merupakan fasilitas umum juga menjadi sassran banjir akibat hujan deras tersebut.

"Sekitar 60 persen daerah permukiman padat di Samba Danum tergenang air bahkan sampai merendam dan merusak peralatan rumah tangga," kata Rudi. 

Rudi mengatakan, penyebab banjir di wilayah Tumbang Samba itu adalah akibat sanitasi atau saluran air pengering (drainase) yang tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Selain itu drainase yang ada juga sudah tidak sesuai dengan beban yang dipikulnya. 

"Kedepan Pemkab Katingan harus membuat survei dan perencanaan yang konfrehensif untuk mengatasi masalah ini agar penanganan masalahnya tidak berulang-ulang dan boros. Ini masalah riil yang harus diatasi secepat mungkin," imbuh Rudi Hartono. (ABDUL GOFUR/B-5)


TAGS:

Berita Terbaru