Kriminalitas di Kotim Selama Operasi Ketupat Telabang 2019 Turun

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 13 Juni 2019 - 15:26 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Angka kriminalitas di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) selama Operasi Ketupat Telabang 2019 mengalami penurunan hingga 50% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

"Alhamdulillah angka kriminalitas mengalami penurunan pada Operasi Ketupat 2019 ini jika dibandingkan dengan 2018," ujar Kapolres Kotim AKBP Mohammad Rommel seusai Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Telabang dan persiapan pengamanan sidang perselisihan hasil pemilu 2019, Kamis, 13 Juni 2019.

Hasil evaluasi tersebut ditunjukkan dengan adanya penurunan pada angka kriminalitas sebanyak 5 kasus atau -50% pada 2019 ini. Sedangkan pada Operasi Ketupat 2018 lalu angka kriminalitas di Kotim sebanyak 10 kasus.

"Angka tersebut berdasarkan hasil evaluasi kami selama Operasi Ketupat Telabang 2019," kata Rommel.

Lima kasus kriminal yang terjadi pada Operasi Ketupat Telabang 2019, didominasi kasus kejahatan yang konvensional. Di antaranya adalah penggelapan, narkoba, dan juga pencurian.

"Kasus yang mendominasi pada Operasi Ketupat Telabang 2019 ini adalah penggelapan, narkoba, dan pencurian," terang Rommel. 

Dengan adanya hal tersebut, ia berharap tingkat kriminalitas di Kotim bisa terus berkurang. Sehingga keamanan dan ketentraman masyarakat terus terjaga ke depannya. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)

Berita Terbaru