Transaksi Non Tunai Lebih Akuntable

  • Oleh Hermawan Dian Permana
  • 07 Juli 2019 - 18:56 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palangka Raya menilai penerapan transaksi non tunai di seluruh perangkat daerah akan lebih optimal dan lebih akuntable.

“Penerapan traksaksi non tunai antara akan mendorong aliran dana seluruh traksaksi bisa ditelusuri, sehingga lebih akuntabel,” ucap Plt Kepala BPKAD Kota Palangka Raya, Absiah melalui Kepala Bidang Perbedaharaan, Yoneli, Minggu 7 Juli 2019.

Dia menegaskan pengaplikasian transaksi non tunai lingkup Pemerintah Kota Palangka Raya berdasarkan instruksi walikota.

“Pak wali juga minta untuk pelaksanaan transaksi non tunai ini bisa dilaksanakan dengan sungguh-sungguh di seluruh sektor pemerintahan,” ucapnya.

Dia mengatakan selain aliran dana seluruh traksaksi dapat ditelusuri transaksi non tunai juga mendorong bendahara untuk tidak memegang uang tunai.

“Tanpa memegang uang tunai artinya resiko kehilangan, kesalahan hitung dan sebagainya akan diminamilisasi,” terangnya.

Di samping itu seluruh transaksi non tunai juga didukung dengan bukti yang sah serta membuat pengendalian internal pengelolaan kas meningkat. (HERMAWAN DP/B-6)

Berita Terbaru