Dua Akademisi Universitas Palangka Raya Jadi Pembicara di Dialog Nasional Pemindahan Ibukota Negara

  • Oleh Testi Priscilla
  • 19 Juli 2019 - 10:50 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Dua akademisi dengan jabatan tinggi di Universitas Palangka Raya didaulat menjadi pembicara dalam Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara bertajuk "Kalimantan untuk Indonesia", Jumat, 18 Juli 2019.

Mereka yakni Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerjasama Universitas Palangka Raya Profesor Sulmin Gumiri dan Dekan FISIP Universitas Palangka Raya Profesor Kumpiady Widen.

Saat mendapat giliran berbicara di antara narasumber lainnya, Prof Sulmin mengklaim masyarakat Kalimantan Tengah sejak jauh-jauh hari sudah terbiasa dengan istilah Bumi Pancasila.

"Jadi kami sudah tidak ada keragu-raguan untuk menerima Ideologi Pancasila. Karena, sejak jauh-jauh hari kami sudah terbiasa dengan menjadi Bumi yang Pancasilais. Kami sudah mencanangkan Kalteng sebagai Tanah Berkah untuk Indonesia," kata Prof Sulmin.

Dialog Nasional Pemindahan Ibu Kota Negara dengan sub judul Menuju Ibu kota masa depan yang smart, green, beautiful, dan sustainable. Diawali dengan paparan dari Deputi Menteri PPN/Kepala Bappenas Bidang Pengembangan Regional, Rudy S Prawiradinata, dan dilanjutkan dengan paparan dari Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran.

Selain itu juga, Alue Dohong, Deputi II Konstruksi, Operasi, dan Pemeliharaan, Badan Restorasi Gambut atau BRG turut menjadi salah satu narasumber kegiatan. (TESTI PRISCILLA/B-11)

Berita Terbaru