Daerah ini Jadi Perhatian Serius BNNP

  • Oleh Budi Yulianto
  • 29 Juli 2019 - 15:16 WIB

BORNEONEWS, Palangka Raya - Wilayah Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur masih menjadi perhatian serius Badan Narkotika Nasional Provinsi atau BNNP Kalimantan Tengah. 

"Jumlah korban penyalahgunaan narkoba masih banyak di Sampit dari wilayah lain," kata Kabid Pemberantasan BNNP Kalteng, AKBP I Made Kariada, Senin, 29 Juli 2019.

Pengungkapan terbaru di Sampit, yakni meringkus 4 orang dengan total barang bukti 2 kilogram sabu dan 250 butir ekstasi.

Ke empat tersangka itu berinisial AN FR, AP dan AT. Awalnya polisi meringkus AN dan FR. Keduanya ditangkap di Jalan Jenderal Sudirman, Kabupaten Kotawaringin Timur pada Jumat, 26 Juli 2019.

AN dan FR membawa 2 kilogram sabu dari Pontianak, Kalimantan Barat. Dari hasil pengembangan, anggota meringkus AP dan AT sebagai penerima barang. 

Menurut Made, hasil pengungkapan 2 kilogram sabu diperkirakan menyelamatkan 20.000 orang penyalahguna di Kalimantan Tengah. 

Saat ini, anggota masih melakukan pengembangan. Yaitu berupaya mengejar sang bandar. Namun, sejauh ini keempat tersangka yang berperan sebagai kurir menyebut tidak mengetahui sosok bosnya. Dengan alasan selama ini komunikasi hanya melalui ponsel. (BUDI YULIANTO/B-11)

Berita Terbaru