Pelajar SMP Tewas setelah Motornya Bertabrakan dengan Pikap

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 08 Agustus 2019 - 22:22 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Seorang pelajar sekolah menengah pertama atau SMP di Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, meninggal dunia setelah sepeda motor yang ditumpanginya bertabrakan dengan mobil pikap, di Jalan Tjilik Riwut, Km 88, Desa Pundu, Kamis, 8 Agustus 2019. 

Korban saat itu dibonceng temannya. Namun temannya yang juga masih berstatus pelajar SMP selamat. Namun, mengalami luka parah di kaki. 

"Tadi sore kecelakaan itu terjadi. Sekitar pukul 15.30 WIB. Satu orang meninggal dunia karena luka sangat parah," ujar Awal, pengendara yang melintas di lokasi kejadian. 

Kecelakaan tersebut bermula saat mobil pikap yang dikemudikan Juhansyah melaju dari arah Sampit menuju Palangka Raya. Sesampainya di Jalan Tjilik Riwut, Km 88, Desa Pundu, datang dari arah berlawanan sebuah motor yang dikendari pelajar.

Entah mengapa, tiba-tiba motor tersebut langsung menghantam bagian depan sebelah kiri pikap tersebut. 

Akibat insiden itu, pengendara motor mengalami patah kaki. Sedangkan penumpangnya tewas di lokasi kejadian. Sementara itu, sopir pikap mengalami luka-luka di beberapa bagian tubuhnya.

"Korban yang selamat sudah dibawa ke rumah sakit. Kalau yang tewas saya tidak tahu dibawa kemana," tutur Awal. 

Kecelakaan maut itu sudah ditangani aparat kepolisian. (MUHAMMAD HAMIM/B-3)

Berita Terbaru