22 Hotspot Terpantau di Kotawaringin Timur

  • Oleh Muhammad Hamim
  • 22 Agustus 2019 - 16:16 WIB

BORNEONEWS, Sampit - Sebanyak 22 hotspot atau titik panas terpantau di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) pada Kamis siang, 22 Agustus 2019. 

"Pantauan kami hingga pukul 14.00 WIB, ada 22 hotspot yang terpantau di Kotim ini," ujar Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara H Asan Sampit Nur Setiawan, Kamis, 22 Agustus 2019. 

Dari 22 hotspot tersebut, paling banyak terpantau di daerah selatan. Terutama di Kecamatan Teluk Sampit mencapai 10 titik panas. Begitu juga di Kecamatan Mentaya Hilir Selatan 5 titik. 

Selain itu, di Kecamatan Mentaya Hilir Utara terdapat 5 titik, sisanya di Kecamatan Pulau Hanaut 2 hotspot. 

"Paling banyak terpantau di wilayah selatan untuk titik hostpot hari ini," kata Setiawan. 

Dari 22 titik tersebut, pihaknya belum bisa memastikan apakah terjadi kebakaran atau tidak. Karena hal tersebut baru bisa dipastikan jika ada informasi atau laporan. 

Namun dari data yang dihimpun Borneonews.co.id, sejak ditetapkan siaga bencana kebakaran hutan dan lahan di Kotim pada awal Juli 2019 lalu. Kebakaran lahan memang banyak terjadi di wilayah selatan. Terutama di empat kecamatan tersebut. 

Bahkan satgas udara juga terus berupaya melakukan pemadaman dengan helikopter water bombing. Hal itu dilakukan untuk mengurangi dan meluasnya kebakaran di daerah tersebut. 

"Wilayah selatan memang masih menjadi perhatian kami, karena lahan yang terbakar di daerah tersebut cukup luas. Dan snagat sulit dijangkau melalui darat," terang Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotim M Yusup. (MUHAMMAD HAMIM/B-5) 

Berita Terbaru